Kamis, 9 April 2026

Skandal Video Seks Anwar Ibrahim

Tak Ada Adegan Seks, Video Porno Mirip Anwar Dihapus YouTube

Video porno yang dimainkan seseorang mirip pemimpin oposisi Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, dihapus YouTube

Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Video porno yang dimainkan seseorang mirip pemimpin oposisi Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, dihapus YouTube dengan alasan dianggap melanggar kebijakan video sharing ternama di jagad maya itu. Satu dari kebijakan itu adalah menayangkan konten berbau porno dan konten seksual.

Meski demikian, setelah dihapus, video ini diunggah oleh akun lain. Sedikitnya ada lima akun yang menayangkan klip pendek berdurasi 1 menit 47 detik itu.Jika dibandingkan, konten video Rihanna berjudul S&M lebih berbau seksual ketimbang klip yang hanya memperlihatkan adegan mondar-mandir, mengenakan handuk, dan pelukan.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengatakan, pihaknya tidak tahu siapa yang membocorkan cuplikan video tersebut ke YouTube. Kepala Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Ismail Omar menegaskan jika video itu tak dibocorkan oleh polisi.

Dalam konferensi pers, Senin (4/4/2011) malam, Anwar mengatakan partai oposisi PKR mungkin mengalami sedikit goncangan menghadapi pemilu di Serawak tetapi ia tidak akan terganggu dengan adanya tuduhan tersebut.

Para redaktur media yang melihat video berdurasi 22 menit pada 21 Maret lalu mengiyakan jika video itu sama. Video ini dirilis oleh kelompok yang menamakan dirinya trio Datuk T. Mereka adalah mantan kepala menteri negara bagian Malaka Tan Sri Abdul Rahim Tamby Chik, pebisnis Datuk Shazryl Eskay Abdullah, dan bendahara Perkasa Datuk Shuaib Lazim.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved