Selasa, 14 April 2026
Deutsche Welle

Langkah-langkah Mempersiapkan Studienkolleg Mandiri Tanpa Agen

Nadia Dewanta, asal Yogyakarta, adalah siswi Studienkolleg di Bonn. DW berbincang dengannya untuk mengetahui secara detail langkah…

3. Aktif mencari tempat tinggal

Ada banyak bentuk akomodasi untuk mahasiswa asing yang tinggal di Jerman, diantaranya asrama mahasiswa, Wohngemeinschaft/WG (apartemen yang ditinggali bersama dengan 2-3 orang lainnya) atau apartemen sendiri. Calon mahasiswa bisa bertanya ke bagian penerimaan siswa asing Studienkolleg, sekolah bahasa atau universitas mengenai kemungkinan pencarian tempat tinggal. Biasanya ada juga Studienkolleg atau universitas yang ikut membantu mencarikan tempat tinggal untuk calon mahasiswa. Informasi tentang akomodasi di Jerman bisa didapat salah satunya di situs Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD).

4. Lamar Studienkolleg/universitas

Calon mahasiswa harus aktif mencari informasi di uni-assist atau mengontak langsung bagian penerimaan mahasiswa asing di universitas tujuan karena persyaratan dan prosedur melamar di satu program studi berbeda dengan program studi lainnya. Jika semua persyaratan sudah lengkap, biasanya calon mahasiswa diminta untuk mengirimkan semuanya via pos. Prosesnya memakan waktu sekitar 2-4 minggu hingga seseorang mendapatkan jawaban apakah lamarannya diterima atau tidak. Jika jawabannya positif, maka ia akan mendapat undangan untuk melakukan Aufnahmeprüfung di Jerman.

5. Terjemahkan dokumen-dokumen penting

Untuk bisa melamar visa studi di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, calon mahasiswa harus menerjemahkan berbagai dokumen berbahasa Indonesia ke bahasa Jerman dan kemudian dilegalisasi. Dokumen yang dimaksud adalah Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional, Ijazah SMA dan raport kelas XII semester 1 dan 2. Informasi penerjemah bahasa Jerman resmi/tersumpah juga tersedia di situs web Kedutaan Besar Jerman di Indonesia.

3 bulan sebelum ke Jerman:

1. Buka Sperrkonto di Deutsche Bank

Setelah calon mahasiswa menerima surat penerimaan studi di Jerman (Zulassung) atau surat undangan untuk melakukan Aufnahmeprüfung di Studienkolleg, maka ia bisa langsung membuat rekening Sperrkonto di Deutsche Bank Jakarta. Sperrkonto adalah rekening dengan jumlah uang tertentu untuk nanti dibuka oleh si calon mahasiswa di Jerman. Uang dalam Sperrkonto hanya bisa diambil dalam jumlah tertentu tiap bulannya. Hal ini untuk menjamin bahwa si calon mahasiswa memiliki jaminan biaya hidup untuk tinggal satu tahun selama ia menempuh Studienkolleg di Jerman. Per Juni 2018 calon mahasiswa harus memiliki uang sebesar 8640 euro (sekitar 130 juta rupiah) di Sperrkonto. Tiap bulan ia bisa mengambil maksimal 720 euro untuk biaya hidupnya.

2. Lamar visa studi

Untuk melamar visa studi, calon mahasiswa harus melampirkan berbagai dokumen. Informasi lengkap mengenai dokumen apa saja yang harus dilampirkan tersedia di situs web Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Jika sertifikat bahasa Jerman level B1, Zulassung atau undangan untuk Aufnahmeprüfung dan konfirmasi Sperrkonto dari Deutsche Bank sudah ada ditangan, maka si calon mahasiswa sudah bisa membuat janji untuk mengajukan visa di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

*Simak serial khusus #DWKampus mengenai warga Indonesia yang menuntut ilmu di Jerman dan Eropa di kanal YouTube DW Indonesia. Kisah putra-putri bangsa di perantauan kami hadirkan untuk menginspirasi Anda.

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved