Jika Perang Pecah, China Mampu Hancurkan Seluruh Pangkalan Militer AS di Asia dalam Beberapa Jam

Jika pecah konflik, China diprediksi mampu "menggulung" seluruh pangkalan AS yang berada di negara-negara sekutu mereka di kawasan ini.

Jika Perang Pecah, China Mampu Hancurkan Seluruh Pangkalan Militer AS di Asia dalam Beberapa Jam
PLA
Rudal balistik China. 

TRIBUNNEWS.COM - Angkatan bersenjata China diyakini bakal menjadi ancaman serius terhadap militer Amerika Serikat di kawasan Asia Pasifik.

Jika pecah konflik, China diprediksi mampu "menggulung" seluruh pangkalan AS yang berada di negara-negara sekutu mereka di kawasan ini.

Laporan ini adalah kajian dari lembaga riset Australia, United States Study Center di University of Sydney.

Menurut laporan tersebut, militer AS saat ini bukan lagi kekuatan tunggal di Asia Pasifik. Kemampuan dan jumlah rudal-rudal China disebut akan mengubah jalannya pertempuran jika konflik pecah di Asia Pasifik.

Baca: Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Rocky Gerung Sebut Cukup Kredit HP, Fadli Zon Ikut Prabowo

Baca: Komplotan Begal Truk dari Tiga Pulau Berbeda Ditangkap, Beroperasi di Jatim dan Jual Truk Rp 30 Juta

Baca: Gaya Busana IU di Drama Korea Hotel Del Luna: Modis, Glamor, Mewah, Gemerlap dan Mempesona

Baca: Zara Ungkap Pilihan Hidupnya Usai Lulus dari JKT48

Baca: Ramalan Zodiak Besok Rabu 21 Agustus 2019, Gemini Jangan Abaikan Masalah, Aries Ikuti Arus

Kapal Induk Liaoning
Kapal Induk Liaoning (Business Insider)

"Dalam beberapa jam saja, rudal-rudal China akan membanjiri seluruh pangkalan militer AS yang tersebar di negara-negara sekutu mereka," tulis laporan tersebut.

Militer China mengerahkan 1.226 serdadu saat radar mendeteksi keberadaan pesawat tak dikenal di dekat Bandara Beijing.
Militer China mengerahkan 1.226 serdadu saat radar mendeteksi keberadaan pesawat tak dikenal di dekat Bandara Beijing. (BBC)

Studi ini juga memperingatkan bahwa strategi pertahanan Amerika di kawasan Indo-Pasifik "berada titik nadir yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan harus berjuang keras untuk mempertahankan sekutu-sekutu mereka melawan Cina.

"Ini artinya Australia, Jepang, Korea, Singapura, dan mitra AS lainnya perlu membangun dan memfokuskan kembali pasukan mereka di kawasan itu, termasuk mempertimbangkan peningkatan kerja sama dengan AS demi keamanan mereka," kata studi itu.

Rudal antarbenua milik China
Rudal antarbenua milik China (wiki)

Laporan itu menyoroti kemampuan rudal China yang disebutnya telah melampaui kapabilitas sekutu-sekutu AS di Asia.

"China telah mengerahkan serangkaian rudal presisi yang tangguh dan sistem kontra-intervensi lainnya untuk melemahkan keunggulan militer Amerika," kata laporan itu, yang menyebut rudal itu berjumlah ribuan.

"Hampir semua instalasi militer AS di Pasifik Barat, dan juga sekutu-sekutu utamanya dapat kita anggap tidak berguna menangkis serangan presisi rudal China pada jam awal terjadinya konflik."

Halaman
1234
Penulis: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved