Kisah Pilu Si Cantik Hayfa, Diculik ISIS dan Diperkosa Lalu Dijual kepada Lelaki Hidung Belang

Dia ditahan selama lebih dari dua tahun dan berulang kali diperkosa, dipukuli dan diperdagangkan seperti ternak.

Kisah Pilu Si Cantik Hayfa, Diculik ISIS dan Diperkosa Lalu Dijual kepada Lelaki Hidung Belang
ABC News: Nic Coleman
Hayfa Adi dan dua putranya membangun kembali hidup mereka di Australia. 

TRIBUNNEWS.COM, AUSTRALIA - Di usia 17 tahun, Hayfa Adi diculik oleh militan kelompok Negara Islam (ISIS) di Irak utara.

Dia ditahan selama lebih dari dua tahun dan berulang kali diperkosa, dipukuli dan diperdagangkan seperti ternak.

"Mereka membeli kami seolah-olah kami adalah domba. Persis seperti domba," cerita Hayfa.

Yang lebih penting bagi ibu muda ini, ketika ia membangun kembali kehidupan keluarganya di Queensland, Australia, adalah mencari tahu apa yang terjadi pada suaminya, Ghazi Lalo.

Hayfa Adi
Hayfa Adi ()

Tak mengetahui apa-apa adalah hal yang "sangat sulit, sangat sulit bagi kami semua", katanya.

Putra tertua pasangan itu masih balita ketika Ghazi menghilang.

"Dia ingat ayahnya dan terus bertanya, 'Bu, kapan ayah kembali?'," tutur Hayfa.

Baca: Seorang Ibu Kubur Bayinya Sendiri, Ngakunya Kubur Bangkai Kucing di Tasikmalaya

Bungsu mereka tak pernah mengenal ayahnya.

Ia dilahirkan di kamp penangkapan ISIS.

"Kami benar-benar harus menemukan cara untuk bertahan hidup."

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved