9 Januari Kejaksaan Lebanon Umumkan Apakah akan Menuntut Carlos Ghosn atau Tidak

Kamis mendatang Kejaksaan Lebanon akan memutuskan dituntut atau tidaknya Carlos Ghosn (65), mantan Chairman Nissan Jepang yang kabur dari Jepang.

9 Januari Kejaksaan Lebanon Umumkan Apakah akan Menuntut Carlos Ghosn atau Tidak
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Carlos Ghosn (65) saat berjalan memasuki pengadilan negeri di Tokyo. 

Perusahaan keamanan itu ditugaskan oleh Nissan dan dimaksudkan untuk mencegah Ghosn menghubungi karyawan Nissan dan orang lain yang terlibat dalam insiden itu untuk mencoba menyembunyikan bukti, seperti berbicara tatap muka.

Dari sisi Nissan menerima informasi bahwa tuntutan pidana diajukan, dan menangguhkan pemantauan perilaku, yang telah dilanjutkan selama hampir 24 jam.

Kamera pengamanan (CCTV) dipasang pihak kejaksaan Jepang di rumah Carlos Ghosn di Minato-ku Tokyo untuk memonitor gerak Ghosn setiap harinya.
Kamera pengamanan (CCTV) dipasang pihak kejaksaan Jepang di rumah Carlos Ghosn di Minato-ku Tokyo untuk memonitor gerak Ghosn setiap harinya. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Rabu (8/1/2020) rencana Ghosn akan bertemu dengan para wartawan mengungkapkan kisah proses kaburnya dari Jepang dengan private jet dari Kansai Osaka (sejak 29 Desember jam 23.15 waktu Jepang) ke Turki dan dari Turki ke Beirut (tiba 30 Desember pagi sekitar jam 5 waktu Beirut).

MNG Jet Havacilik milik Amerika Serikat telah menuntut 7 orang termasuk para pilot pesawat Turki tersebut karena membawa Ghosn secara ilegal dan memalsukan dokumen perjalanan.

Baca: Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Kini Jadi Buruan Interpol

Baca: Masyarakat Jepang Pembayar Pajak Paling Banyak Kedua di Dunia Setelah Swedia

Penggunaan private jet karena selama ini tampaknya kurang ketat pemeriksaan oleh pihak imigrasi ketimbang jalur pesawat komersial biasa.

Plus kongkalikong Ghosn dengan oknum pesawat private jet yang melaporkan isi pesawatnya kepada petugas imigrasi Jepang.

Di situlah akibatnya Ghosn bisa lolos ke luar Jepang.

Rumah Carlos Ghosn di Minatoku Tokyo yang digeledah pihak kejaksaan Jepang, Kamis (2/1/2020).
Rumah Carlos Ghosn di Minatoku Tokyo yang digeledah pihak kejaksaan Jepang, Kamis (2/1/2020). (Foto Asahi)

Ichiro Kubo, mantan petugas kontrol imigrasi dan sekarang konsultan imigrasi, mengatakan dia tidak bisa membayangkan Ghosn bisa lolos mudah dari pemeriksaan oleh pejabat imigrasi, terutama karena bagi daftar orang yang dilarang meninggalkan Jepang.

"Jika seseorang dalam daftar mencoba untuk lolos dari imigrasi, dia akan ditemukan," katanya.

"Aku tidak akan mengatakan bahwa tidak ada kesempatan untuk terjadi penyimpangan, tetapi wajahnya sangat terkenal, dan tugas mereka adalah mencegah orang seperti dia melarikan diri."

Baca: Dosa Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Bertambah Lagi karena Dianggap Kabur Secara Ilegal

Baca: Gubernur Kotaro Nagasaki Deklarasikan Yamanashi Jepang Sebagai Perfektur Wine

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved