Kobe Bryant Meninggal Dunia

Setelah Kecelakaan Helikopter Tewaskan Kobe Bryant, Pasar Taksi Udara Jadi Sorotan

Kobe Bryant, mantan bintang bola basket LA Lakers meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter. Setelah kematiannya pasar taksi udara jadi sorotan.

Setelah Kecelakaan Helikopter Tewaskan Kobe Bryant, Pasar Taksi Udara Jadi Sorotan
Tangkap Layar YouTube CNBNEWS
Kobe Bryant, mantan bintang bola basket Los Angeles yang meninggal dalam kecelakaan helikopter pada hari Minggu , senang bepergian dengan helikopter. Kebanyakan orang Amerika, termasuk mereka yang cukup kaya untuk membeli moda transportasi udara itu, kurang antusias. 

TRIBUNNEWS.COM - Kobe Bryant, mantan bintang bola basket LA Lakers meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu (26/1/2020) lalu.

Kobe Bryant meninggal dalam perjalanan menuju Akademi Olahraga Mamba di Thousand Oaks.

Helikopter yang ditumpanginya menabrak lereng bukit di barat laut kota Los Angeles.

Setelah kematian Kobe Bryant, pasar taksi udara khususnya helikopter menjadi sorotan.

Diketahui, kebanyakan orang Amerika Serikat, termasuk mereka yang terbilang cukup kaya dapat dengan mudah menggunakan moda transportasi udara.

Minat mereka untuk menggunakan transportasi udara pun menjadi berkurang.

Satu di antara alasannya adalah soal keselamatan.

Kobe Bryant mengungkapkan alasan mengapa dia selalu pergi menggunakan helikopter. Bukan karena kemewahan, tetapi tentang anak-anak.
Kobe Bryant mengungkapkan alasan mengapa dia selalu pergi menggunakan helikopter. Bukan karena kemewahan, tetapi tentang anak-anak. (Youtube The Corp With A-Rod and Big Cat)

Menurut U.S. Helicopter Safety Team (Tim Keselamatan Helikopter Amerika Serikat) atau USHST, industri di bidang yang sama kini berfokus pada peningkatan keamanan.

Dikutip dari laman CBSNEWS, berpergian dengan helikopter tetap saja dirasa kurang aman dibanding dengan maskapai komersial.

Data terakhir menunjukkan, secara global, ada 534 kematian yang melibatkan pesawat komersial besar di seluruh dunia pada 2019.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved