Virus Corona

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 1.000 orang

Rombongan dipimpin oleh dr.Bruce Aylward, yang sebelumnya pernah memimpin penanganan virus Ebola di Afrika pada 2014-2016 silam.

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 1.000 orang
Tangkap Layar Thewuhanvirus.com
UPDATE Pasien Virus Corona hingga Selasa, 11 Februari 2020: Korban Meninggal Capai 1.013 Jiwa. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -- Korban meninggal dunia akibat wabah virus corona menembus angka 1.013 orang.

Dilaporkan dihari sebelumnya terdapat 103 kasus kematian baru dari provinsi Hubei.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (11/2/2020), penduduk di wilayah China yang meninggal dunia akibat wabah tersebut sebanyak 1.011 orang dan 2 orang lain meninggal di Hong Kong dan Filipina.

Komisi Kesehatan China juga mengatakan, ada tambahan 2.097 kasus positif yang terjadi kemarin. Sehingga lebih dari 42.200 orang positif terjangkit virus korona di seluruh dunia.

Diketahui, sejumlah pakar kesehatan internasional dari organisasi kesehatan dunia atau WHO diterbangkan ke Tiongkok untuk membantu penanganan wabah yang merebak sejak Desember tahun lalu.

Baca: Dampak Virus Corona, Pagi Ini Harga Emas Terkoreksi Tipis

Baca: UPDATE Pasien Virus Corona hingga Selasa, 11 Februari 2020: Korban Meninggal Capai 1.013 Jiwa

Kloter pertama tim medis lintas negara tersebut telah tiba di China pada Senin kemarin (10/2).

Rombongan dipimpin oleh dr.Bruce Aylward, yang sebelumnya pernah memimpin penanganan virus Ebola di Afrika pada 2014-2016 silam.

Wabah virus korona menjadi perhatian dunia, setelah penyebarannya kian cepat dan menjangkiti ratusan warga negara lain, seperti Amerika Serikat, Australia, Filipina, Finlandia, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kambodja, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, dan Nepal.

Kemudian, Prancis, Russia, Singapura, Spayol, Sri Lanka, Swedia, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Vietnam, Uni Emirat Arab, Belgia.

Khusus Indonesia, terdapat satu orang dinyatakan positif. WNI tersebut tertular dari majikannya yang terlebih dahulu positif Korona.

Kini perempuan berusia 44 tahun itu, mendapatkan perawatan intensif di sebuha rumah sakit di Singapura dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved