Senin, 1 September 2025

Penembakan di Jerman: Sembilan Orang Tewas Tertembak di Bar Shisha Kota Hanau

Terjadi penembakan di kota Hanau, Jerman di dua bar shisha pada Rabu malam pukul 22.00 waktu setempat, ada sembilan orang telah tewas dalam insiden.

Editor: bunga pradipta p
The Guardian
Penembakan di Hanau Jerman, Rabu (19/2/2020) malam, menyebabkan sedikitnya delapan orang tewas dan lainnya terluka. 

Namun, kemudian mengkonfirmasi bahwa delapan orang terluka parah.

Menurut media lokal, sekitar delapan atau sembilan tembakan dilepaskan ke bar Shisha Midnight di Heumarkt yang berada di pusat kota.

Baca: Kronologi Penembakan di Hanau Jerman, Pelaku Menyasar Dua Bar Shisha

Tembakan Kedua

Diketahui sebuah kendaraan gelap terlihat meninggalkan tempat kejadian.

Segera setelah itu, tembakan dilayangkan ke bar shisha untuk kali kedua, yakni di Arena Bar & Cafe di Kurt-Schumacher-Platzim, distrik Kesselstadt barat.

Kota Hanau Jerman
Serangan di Jerman: 9 Orang Tewas Tertembak di Bar Shisha Kota Hanau

Jumlah Korban

Setelah terjadi serangan kedua, pihak kepolisian kemudian memperbarui informasi jumlah korban.

Mereka mengatakan ada sembilan orang telah tewas dalam serangan kedua tersebut.

Setidaknya, lima orang yang terluka parah dalam serangan itu.

Namun, tidak jelas apakah kematian kesembilan adalah satu di antara dari mereka yang terluka sebelumnya.

Lebih jauh, laporan awal tentang insiden ketiga di distrik Lamboy ditolak oleh polisi.

Mengenai motif penembakan di kedua bar tersebut, polisi menyebut pihak mereka tidak memiliki informasi yang dikonfirmasi.

Baca: Akusisi 55 Persen Saham Destini, SEM Group Ekspansi Bisnis ke Jerman dan Singapura

Penembakan Massal di Hanau Jerman Tewaskan 8 Orang, 5 Orang Lainnya Luka-luka
Penembakan Massal di Hanau Jerman Tewaskan 8 Orang, 5 Orang Lainnya Luka-luka (AFP)

Pihak kepolisian meminta para saksi untuk memberikan keterangan.

Sementara itu, Jaksa Federal buka suara.

Jaksa mengatakan pada Kamis (20/2/2020), mereka bertanggung jawab atas penyelidikan penembakan di tengah laporan bahwa tersangka mungkin memiliki motif sayap kanan.

Menurut surat kabar Bild yang dilansir dari The Guardian, menyebut pelaku telah mengekspresikan pandangan ekstrem sayap kanan dalam surat pengakuan yang ditinggalkannya.

Namun, The Guardian tidak dapat mengkonfirmasi informasi tersebut.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

 
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan