Berebutan Mau Dapat Subsidi 100.000 Yen, Server MyNumber Jepang Sempat Macet

Saya telah mendengar bahwa organisasi yang mengelola sistem telah meningkatkan kapasitas pemrosesan server ke nilai maksimum yang dapat ditangani saat

NHK
Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Sanae Takaichi (59) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Berebutan masyarakat Jepang untuk mendapatkan subsidi 100.000 yen tiap orang, akhirnya server MyNumber yang mencatatkan nomor setiap warga, sempat macet, sulit sekali di akses.

"Saya telah mendengar bahwa organisasi yang mengelola sistem telah meningkatkan kapasitas pemrosesan server ke nilai maksimum yang dapat ditangani saat ini," ungkap Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Sanae Takaichi (59) Selasa ini (12/5/2020).

Banyak orang juga mengunjungi kantor kota sekaligus. Oleh karena itu, perlu untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas pemrosesan, lanjutnya.

Mengenai aplikasi online untuk pembayaran seragam sebesar 100.000 yen dalam bentuk tunai, akses ke sistem My Number Card dari pemerintah daerah secara nasional telah terkonsentrasi, dan sempat sulit untuk terhubung, sehingga Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Takaichi menekankan perlunya lebih meningkatkan sistem.

Atas dasar itulah, Menteri Takaichi mengatakan menekankan pula, "Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi harus memperpanjang jam buka kantor pada malam hari kerja dan membuka kantor pada hari Sabtu dan Minggu untuk tingkat kemacetan penghitungan loket bagi kotamadya. dan lainnya."

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved