Berutang 5 Miliar Yen, Kantor Pengacara Jepang Ajukan Surat Pailit
Perusahaan pengacara Tokyo "Kantor Hukum Minerva Tokyo", diputuskan oleh pengadilan pada tanggal 24 Juni untuk memulai proses kebangkrutan.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah kantor pengacara di Shimbashi, Minatoku Tokyo Jepang yang berdiri sejak 2012, berutang 5 miliar yen.
Belakangan kantor pengacara ini mengajukan surat pailit (bangkrut) ke Asosiasi Pengacara Daiichi Tokyo (APDT).
"Kami telah mempublikasikannya dan telah bekerja sambil menerima permintaan pembayaran lebih dan uji coba untuk divisi B pengadilan dari banyak klien. Sebagai hasil dari penyelidikan, juga ditemukan bahwa ada ketidakpastian mengenai status penyimpanan kelebihan pembayaran, dan ada kemungkinan bahwa sulit untuk mengembalikan uang kelebihan pembayaran kepada klien," ungkap Ketua APDT Takashi Teramae mengenai kebangkrutan Kantor Pengacara Minerva Tokyo yang diajukannya Rabu (24/6/2020).
"Ini adalah perusahaan yang menghasilkan laba yang tidak dapat diizinkan sebagai perusahaan pengacara, dan asosiasi pengacara menganggapnya serius," ujarnya.
Baca: Perusahaan Keripik Terbesar di Jepang akan Terapkan Teleworking, Uang Transportasi Dihapuskan
Baca: Hanya 10 Orang di Jepang Punya Nama Keluarga Tokyo
Perusahaan pengacara Tokyo "Kantor Hukum Minerva Tokyo", yang terlibat dalam tuntutan hukum seperti permintaan pengembalian uang lebih dan aktif mengembangkan iklan TV, diputuskan oleh pengadilan pada tanggal 24 Juni untuk memulai proses kebangkrutan.
Minerva sebagai anggota APDT mengajukan kebangkrutan dan biaya keanggotaan tidak dibayarkan.
Pihak APDT memiliki meja konsultasi sementara untuk para klien Minerva yang merasa dirugikan.
Keputusan untuk memulai proses kebangkrutan diterima dari Pengadilan Tokyo oleh Kantor Hukum Minerva Tokyo, sebuah firma hukum dengan kantor di Shimbashi, Tokyo.
Menurut APDT, pembayaran biaya keanggotaan dari perusahaan pengacara tertunda dan mengajukan kebangkrutan ke Pengadilan Distrik Tokyo pada tanggal 24 Juni untuk menjaga menyelamatkan properti yang ada.
Total utang Minerva diperkirakan sekitar 5 miliar yen.
Baca: Tokyo Disneyland dan Disneysea Jepang Akan Dibuka Kembali 1 Juli 2020
Baca: Ahli Penyakit Menular Jepang: Gelombang Kedua Covid-19 Segera Datang
"Kantor Hukum Minerva Tokyo" didirikan pada tahun 2012 dan telah secara proaktif mengembangkan iklan TV dan terlibat dalam tuntutan hukum seperti permintaan pengembalian uang lebih bayar.
Menurut APDT, lokasi lima pengacara dikonfirmasi pada awal bulan ini, tetapi prosedur pembubaran telah masuk pada tanggal 10 Juni 2020.
APDT akan mempelajari disposisi setelah memeriksa detailnya. Meja konseling sementara disediakan APDT untuk menanggapi pertanyaan dari pelanggan firma hukum.
Nomor telepon adalah 03-3595-8508 dan buka dari Senin hingga Jumat dari pukul 10.00 hingga 16.00.
Kelebihan uang pembayaran iklan para kliennya disimpan di kantor pengacara tersebut yang menurut hukum Jepang tidaklah diperkenankan.
Kelebihan uang yang ada di Minerva sebesar 5 miliar yen tampaknya tak dapat dikembalikan ke klien masing-masing. Hal itu sangat diprihatinkan dan dianggap serius oleh APDT.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kantor-pengacara-minerva-tokyo.jpg)