Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Baru Kembali Ditemukan di China, Mirip Flu Babi hingga Disebut Berpotensi Jadi Pandemi

Jenis flu baru yang ditemukan di China disebut-sebut berpotensi menjadi pandemi.

Editor: bunga pradipta p
pig-world.co.uk
Ilustrasi kandang babi- Jenis flu baru yang ditemukan di China disebut-sebut berpotensi menjadi pandemi. 

TRIBUNNEWS.COM - Jenis flu baru yang ditemukan di China disebut-sebut berpotensi menjadi pandemi.

Dilansir BBC, para ilmuwan menemukan virus flu dibawa oleh babi dan dapat menginfeksi manusia.

Para peneliti khawatir, jika virus ini dapat bermutasi dan menyebar dengan mudah dari orang ke orang.

Bahkan muncul kemungkinan akan menjadi wabah global.

Hal ini membuat para peneliti harus memantau ketat bagaimana ciri-ciri virus baru ini.

Para ilmuwan yang menulis dalam jurnal Prosiding National Academy of Scienses, saat ini telah berlangsung pemantauan ketat terhadap pekerja industri babi.

Ancaman virus flu baru ini menjadi ancaman penyakit.

Terlebih saat ini dunia sedang berusaha mengakhiri pandemi virus corona.

Pandemi flu terakhir yang dihadapi dunia, yakni flu babi pada tahun 2009.

Baca: Bupati Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Banyumas Hingga Sebulan Lagi

Baca: AS Semakin Intens Lakukan Aktivitas Militer di Laut China Selatan, Tanda-tanda Siap Gempur Tiongkok?

Baca: Ditolak Masuk Malaysia, Remaja Ini Pulang Jalan Kaki & Batal Menjenguk Ibunya Sejak 3 Bulan Berpisah

Flu babi ditemukan di Meksiko, awalnya flu ini tidak begitu menakutkan.

Beberapa orang tua terlihat lebih kebal dari jenis flu ini.

Virus yang disebut A/H1N1pdm09 tersebut kini telah dilindungi oleh vaksin flu.

ILUSTRASI BABI
ILUSTRASI BABI (Freepik.com)

Jenis flu yang baru saja ditemukan di China ini mirip dengan flu babi 2009.

Namun ada perbedaan di antara keduanya.

Menurut Prof Kin-Chow Chang, meski tak terlalu mematikan, manusia harus tetap waspada.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan