Breaking News:

Keidanren Jepang Ajak Pengusaha Asing Ikut Program Challenge Zero

Tantangan besar saat ini harus diantisipasi dengan teknologi dan inovasi seperti yang telah dilakukan 137 perusahaan yang tergabung dalam Keidanren.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Masami Hasegawa, Direktur Biro Kebijakan Energi dan Lingkungan Keidanren Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Federasi Organisasi Ekonomi Jepang (Keidanren) mengajak perusahaan asing untuk bergabung ke dalam program Challenge Zero yang kini diikuti 137 perusahaan Jepang yang membuat 305 tantangan baru untuk bidang lingkungan hidup.

"Saat ini memang seperti diungkapkan IEA (badan energi internasional) terjadi penurunan 8 persen untuk antisipasi C2 dunia di tengah pandemi Covid-19. Namun kami tetap ingin mengajak semua perusahaan termasuk perusahaan asing untuk bergabung ke dalam program Challenge Zero ini guna menciptakan suasana baru yang lebih baik di masa depan," ujar Masami Hasegawa, Direktur Biro Kebijakan Energi dan Lingkungan Keidanren Jepang kepada Tribunnews.com, Jumat (31/7/2020).

Menurutnya, tantangan besar saat ini haruslah diantisipasi dengan teknologi dan inovasi seperti yang telah dilakukan 137 perusahaan yang telah tergabung dalam Keidanren tersebut.

Baca: Cara Masuk ke Jepang Bagi Pemilik Zairyu Card, Hati-hati Calo Nakal

Program Challenge Zero dapat dilihat pada situ Engflish Keidanren Jepang: https://www.challenge-zero.jp/en/

"Antisipasi di masa pandemi Covid-19 ini memang perlu dilakukan dengan lebih serius dan lebih berat lagi. Namun dengan teknologi dan inovasi yang dilakukan, pasti kita bisa ke luar dari masalah yang ada," lanjutnya.

Sebagai contoh penemuan vaksin anti corona yang dibuat oleh banyak pihak seperti Universitas Tokyo, merupakan salah satu bukti nyata teknologi dan inovasi untuk masa depan.

"Keidanren juga bekerjasama erat dengan Universitas Tokyo serta berbagai pihak lain termasuk tentu saja dengan pihak pemerintah," kata dia.

Menurut Hasegawa, setiap hari Ketua Keidanren Hiroaki Nakanishi melakukan komunikasi, koordinasi dengan Menteri Jepang yang bertanggungjawab untuk penanggulangan Covid-19 Yasutoshi Nishimura.

Baca: Restoran Shabu-shabu di Fukushima Jepang Meledak, Seorang Tewas, Belasan Lainnya Luka-luka

"Koordinasi dan komunikasi yang aktif tersebut diharapkan dapat terus semakin meningkatkan solusi yang lebih baik di masa depan bagi para pengusaha Jepang di tengah masa pandemi Covid-19, di mana banyak kerja dilakukan di rumah (WFH)," ujarnya.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved