Sabtu, 30 Agustus 2025

Pria Kulit Hitam di Brasil Dipukuli Sampai Meninggal di Sebuah Supermarket, Picu Aksi Protes

Pria kulit hitam tewas di tangan petugas keamanan supermarket. Lebih dari 1.000 pengunjuk rasa turun kejalan pada Jumat (20/11/2020).

Bruna Padro/AP
Pengunjuk rasa Black Lives Matter mengambil alih beberapa supermarket Carrefour di Brasil 

TRIBUNNEWS.COM – Lebih dari 1.000 pengunjuk rasa menyerbu sebuah supermarket di kota selatan Brasil, Poto Alegre, Jumat (20/11/2020).

Dilaporkan, penajga keamanan supermarket tersebut memukuli pria kulit hitam hingga tewas.

Aksi brutal tersebut memicu protes di seluruh Brasil dari Kamis malam (19/11/2020).

Saluran berita GloboNews yang mengutip keterangan dari polisi militer negara bagian Rio Grande do Sul mewartakan, karyawan toko memanggil petugas keamanan setelah pria itu mengancam akan menyerangnya.

Baca juga: Solidaritas untuk George Floyd, PM Kanada Berlutut saat Demo Black Live Matter di Paliament Hill

Baca juga: Studi Terbaru Sebut Warga Kulit Hitam dan Asia Lebih Berisiko Terkena Covid-19 daripada Kulit Putih

Mengutip Reuters, rekaman amatir dari pemukulan yang berakibat kematian hingga penghormatan untuk korban kulit hitam tersebar di media sosial.

Berdasarkan penuturan sang ayah dari korban kulit hitam, media lokal mengidentifikasinya sebagai Joao Alberto Silveira Freitas berusia 40 tahun.

BLM Brasil
Pengunjuk rasa Black Lives Matter mengambil alih beberapa supermarket Carrefour di Brasil

Kemungkinan Meninggal karena Sesak Napas

Situs berita G1 melaporkan, hasil analisa awal yang dilakukan oleh lembaga forensik negara menunjukkan penyebab kematian pria kulit hitam itu karena sesak napas.

Dalam pernyataan yang dibagikan pada Jumat (20/11/2020), supermarket tempat kejadian mengatakan, sangat menyesal atas apa kematian brutal ini.

Pihak supermarket menuturkan, segera mengambil langkah-langkah untuk memastikan mereka yang bertanggung jawab dihukum setimpal.

Pernyataan dari pihak supermarket juga menerangkan, mereka akan memutus kontrak dengan perusahaan keamanan serta memecat karyawan yagn bertanggung jawab atas toko pada saat kejadian.

Supermarket tersebut juga menutup bisnis sebagai tanda penghormatan untuk korban pria kulit hitam.

Baca juga: Catat Rekor Wapres Kulit Hitam di AS, Kamala Harris: Saya Wanita Pertama, tapi Bukan yang Terakhir

Baca juga: Kamala Harris jadi Wanita Kulit Hitam dan Keturunan Asia Pertama yang Menjabat Wakil Presiden AS

Pengunjuk Rasa Bagikan Stiker Logo Supermarket

Secara terpisah, di Porto Alegre, para pengunjuk rasa membagikan stiker berlogo supermarket berlumuran darah dan menyerukan boikot terhadap toko ritel tersebut pada Jumat sore (20/11/2020).

Mereka mengacungkan spanduk berbahasa Portugis bertuliskan "BLACK LIVES MATTER" serta tanda-tanda menyerukan keadilan untuk Beto, nama panggilan korban pria kulit hitam itu.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan