Selasa, 7 April 2026

Virus Corona

AS Mulai Vaksinasi Covid-19 Paling Lambat 11 Desember 2020

Kepala Upaya Pengembangan Vaksin Covid-19 Amerika Serikat, Dr Moncef Slaouimengatakan, Washington siap memulai vaksinasi dosis pertama.

Shutterstock
Ilustrasi vaksin Covid-19. Kepala Upaya Pengembangan Vaksin Covid-19 Amerika Serikat, Dr Moncef Slaoui mengatakan, Washington siap memulai vaksinasi dosis pertama pada pertengahan Desember 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Upaya Pengembangan Vaksin Covid-19 Amerika Serikat, Dr Moncef Slaoui mengatakan, Washington siap memulai vaksinasi dosis pertama pada pertengahan Desember 2020.

Hal ini diungkapkan Dr Moncef Slaoui dalam sebuah wawancara dengan CNN, Minggu (20/11/2020).

Atau selisih dua hari setelah Pfizer dan BioNTech mengajukan permohonan persetujuan penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA) untuk vaksin virus corona.

Perusahaan mengatakan, uji coba awal menunjukkan vaksin itu tampaknya 95 persen efektif mengobati Covid-19.

Baca juga: Australia akan Berikan Vaksin Covid-19 bagi Petugas Kesehatan dan Golongan Rentan pada Maret 2021

Baca juga: Gelar Munas ke-X, MUI Akan Bahas Fatwa Terkait Vaksin Covid-19

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Kepala upaya vaksin Covid-19 Amerika Serikat Dr Moncef Slaoui mengatakan, Washington siap memulai vaksinasi dosis pertama pada pertengahan Desember 2020.
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Kepala upaya vaksin Covid-19 Amerika Serikat Dr Moncef Slaoui mengatakan, Washington siap memulai vaksinasi dosis pertama pada pertengahan Desember 2020. (Foto Nikkei)

Hal itu menempatkannya jauh di atas ambang batas FDA yang biasa untuk penggunaan darurat.

Mengutip Al Jazeera, penasihat vaksin FDA dilaporkan akan bertemu dari 8-10 Desember 2020 untuk membahas persetujuan vaksin baru.

Di sisi lain, Moderna mengatakan, kandidat vaksinnya efektif 94,5 persen.

"Rencana kami adalah untuk dapat mengirimkan vaksin ke lokasi imunisasi dalam waktu 24 jam setelah persetujuan," kata Slaoui, yang mengepalai Operation Warp Speed.

"Jadi, saya perkirakan mungkin pada hari kedua setelah disetujui pada 11 atau 12 Desember 2020," ujarnya.

Baca juga: Susul Pfizer dan Moderna, AstraZeneca dan Oxford University Umumkan Vaksin Covid-19 yang 70% Efektif

Infeksi Virus Corona di AS

Pejabat itu berbicara hanya sehari setelah AS mengonfirmasi 12 juta kasus virus korona baru di negara itu.

Pada Jumat, AS mencetak rekor harian lain lebih dari 198.000 kasus yang baru dikonfirmasi.

Baca juga: Jokowi Pastikan Proses Administrasi dan Pembayaran Vaksin Covid-19 Mestinya Sudah Dilakukan

Ilustrasi virus covid-19. AS telah mengonfirmasi lebih dari 12,5 juta kasus virus corona dengan lebih dari 260 ribu kematian pada Senin (23/11/2020).
Ilustrasi virus covid-19. AS telah mengonfirmasi lebih dari 12,5 juta kasus virus corona dengan lebih dari 260 ribu kematian pada Senin (23/11/2020). (Tribunnews.com)

Pembatasan Amerika Serikat

Pejabat kesehatan memperingatkan sistem medis bisa kewalahan dalam beberapa bulan mendatang.

Mereka menambahkan, AS akan menghadapi krisis yang lebih besar daripada wabah pertama awal tahun ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved