Pelantikan Presiden AS

Bersiap Menuju Gedung Putih, Joe Biden Menangis Ucapkan Perpisahan pada Warga Delaware

Tinggal hitungan waktu saja Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilantik menggantikan Donald Trump.

Editor: Gigih
Michael M. Santiago / Getty Images / AFP Michael M. Santiago / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP
Presiden terpilih Joe Biden berbicara pada peringatan untuk para korban pandemi virus korona (COVID-19) di Lincoln Memorial. Terbaru, Bersiap Menuju Gedung Putih, Joe Biden Menangis Ucapkan Perpisahan pada Warga Delaware 

TRIBUNNEWS.COM - Tinggal hitungan waktu saja Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilantik menggantikan Donald Trump.

Sebelum menuju Gedung Putih, Biden berpamitan dengan warga Delaware, Selasa (19/1/2021) waktu setempat.

Biden menjadi emosional selama upacara perpisahan singkat tersebut.

"Ketika saya mati, Delaware akan tertulis di hati saya," tutur Biden dengan suara bergetar, dikutip Tribunnews dari Reuters.

Presiden ke-46 Amerika tersebut terlihat menahan air mata saat mengenang perjalanan panjang menuju Gedung Putih.

Baca juga: Prioritas Utama Joe Biden setelah Resmi Menjabat sebagai Presiden Amerika ke-46: Penanganan Covid-19

Presiden terpilih Joe Biden berbicara pada peringatan untuk para korban pandemi virus korona (COVID-19) di Lincoln Memorial pada malam pelantikan presiden pada 19 Januari 2021 di Washington, DC. Ada hampir 400.000 kematian di AS sejak kasus virus pertama yang dikonfirmasi di Seattle pada Januari 2020.
Presiden terpilih Joe Biden berbicara pada peringatan untuk para korban pandemi virus korona (COVID-19) di Lincoln Memorial pada malam pelantikan presiden pada 19 Januari 2021 di Washington, DC. Ada hampir 400.000 kematian di AS sejak kasus virus pertama yang dikonfirmasi di Seattle pada Januari 2020. (Michael M. Santiago / Getty Images / AFP Michael M. Santiago / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP)

Dalam pidato perpisahannya, Joe Biden juga mengenang sang putra, Beau yang meninggal karena penyakit kanker pada 2015 lalu.

Biden berterima kasih kepada rekan-rekan serta keluarga yang berkumpul untuk mengantarnya di Pusat Garda Nasional.

"Ini sangat pribadi karena perjalanan kami berikutnya ke Washington dimulai di sini, tempat yang mendefinisikan yang terbaik dari diri kamia sebagai warga Amerika," kata Biden.

"Saya tahu ini adalah masa-masa gelap, tetapi selalu ada cahaya. Itulah yang paling diajarkan oleh negara ini kepada saya," ucap Biden.

Baca juga: Anjing yang Diadopsi Joe Biden, Major dan Champ akan Jadi Penghuni Gedung Putih

Jelang Pelantikan Joe Biden-Kamala Harris.
Jelang Pelantikan Joe Biden-Kamala Harris.Bersiap Menuju Gedung Putih, Joe Biden Menangis Ucapkan Perpisahan pada Warga Delaware. (Sky News)

Pernah Menjabat sebagai Senator Delaware

Seperti diketahui, dalam karir politiknya, Joe Biden pernah menjabat sebagai Senator di Delaware lebih dari tiga dekade.

Sebelum memenangkan kursi kepresidenan bersama Kamala Harris, Biden telah maju dalam putaran Pilpres AS dua kali.

Biden mengakui satu penyesalan yang dia rasakan adalah Beau, yang telah mengembuskan napas terakhirnya dan tak bisa menyaksikan sang ayah menjabat sebagai Jaksa Agung di Delaware.

"Kita harus memperkenalkan dia sebagai presiden," kata Joe Biden dengan air mata mengalir di wajahnya.

Baca juga: Kamala Harris Awali Langkah Besar Pimpin AS Setelah Era Presiden Joe Biden

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved