Breaking News:

Menentang Tawaran AS untuk Bernegosiasi, Korea Utara Lakukan Uji Coba Rudal Jarak Pendek

Uji coba rudal Korea Utara dikonfirmasi oleh dua pejabat senior pemerintah Biden yang memberi pengarahan kepada wartawan tanpa menyebutkan nama.

Freepik.com
Bendera Korea Utara. Uji coba rudal Korea Utara dikonfirmasi oleh dua pejabat senior pemerintah Biden yang memberi pengarahan kepada wartawan tanpa menyebutkan nama. 

TRIBUNNEWS.COM - Korea Utara menembakkan rudal jarak pendek akhir pekan lalu.

Peluncuran rudal jarak pendek ini berlangsung hanya beberapa hari setelah saudara perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengancam Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan karena mengadakan latihan militer gabungan.

Uji coba rudal tersebut dikonfirmasi oleh dua pejabat senior pemerintah Biden yang memberi pengarahan kepada wartawan tanpa menyebutkan nama.

Mengutip France24, mereka buka suara karena Korea Utara telah mengabaikan tawaran dari pemerintahan baru AS untuk melanjutkan negosiasi.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan Rudal Jarak Pendek, Tantangan Pertama Kim Jong Un kepada Joe Biden

Baca juga: BREAKING NEWS: Korea Utara Luncurkan Rudal ke Jepang, Jatuh di Luar ZEE

Bendera Korea Utara
Bendera Korea Utara. Terbaru, Menentang Tawaran AS untuk Bernegosiasi, Korea Utara Lakukan Uji Coba Rudal Jarak Pendek. (Freepik.com)

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pekan lalu menekan China untuk menggunakan "pengaruh yang luar biasa" untuk meyakinkan Korea Utara agar meninggalkan program nuklirnya.

Para pejabat bahkan meremehkan pentingnya uji coba rudal, mencatat bahwa mereka tidak tercakup dalam resolusi Dewan Keamanan PBB yang dimaksudkan untuk mencegah Korea Utara mengejar program nuklir.

Biden sendiri mengatakan kepada wartawan bahwa uji coba rudal itu bukan provokasi.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Balistik, Beberapa Hari Setelah AS-Korea Selatan Latihan Militer

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berpidato di depan media setelah pembicaraan tertutup pagi hari antara Amerika Serikat dan China setelah pertemuan dua hari mereka di Anchorage, Alaska pada 19 Maret 2021.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berpidato di depan media setelah pembicaraan tertutup pagi hari antara Amerika Serikat dan China setelah pertemuan dua hari mereka di Anchorage, Alaska pada 19 Maret 2021. (Frederic J. BROWN / POOL / AFP)

Kementerian Pertahanan Korea Selatan Angkat Bicara

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan Rabu bahwa mereka telah mendeteksi dua dugaan peluncuran rudal jelajah oleh Korea Utara pada Minggu pagi (21/3/2021).

Peluncuran dilakukan di lepas pantai barat Korea Utara dan mengatakan Korea Selatan sedang menganalisisnya.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved