Ratu Elizabeth II Meninggal
Profil Raja Charles III yang Menggantikan Ratu Elizabeth II Sebagai Raja Britania Raya
Berikut adalah profil Raja Charler III, anak pertama dari Ratu Elizabeth II yang menggantikannya sebagai Raja Britania Raya.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Raja Charles III adalah anak pertama dari Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Duke of Edinburgh.
Setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II, pada 8 September 2022, Charles menggantikannya sebagai raja Britania Raya dan kerajaan Persemakmuran lainnya.
Charles yang sekarang berusia 73 tahun, lahir di Istana Buckingham di London pada tahun 1948.
Mengutip ABCNews, dia baru berusia 3 tahun ketika dia menjadi pewaris saat ibunya naik takhta sebagai ratu, setelah kematian ayahnya, Raja George VI.
Dia adalah pewaris pertama yang melihat ibunya dinobatkan.
Charles bersekolah dengan menerima bimbingan belajar di rumah istana keluarga.
Baca juga: NASIB Anak-anak Meghan Markle dan Pangeran Harry, setelah Ratu Elizabeth II Meninggal
Pada tahun 1970, ia lulus dari Universitas Cambridge dengan gelar Bachelor of Arts, menjadi pewaris pertama yang mendapatkan gelar universitas.
Cambridge kemudian memberinya gelar Master of Arts.
Elizabeth menjadikan putra sulungnya Pangeran Wales pada tahun 1969, di antara gelar kerajaan lainnya, setelah ia menghabiskan masa jabatannya di University College of Wales di Aberystwyth, di mana ia belajar berbicara bahasa Welsh.
Baca juga: Sosok Camilla, Istri Raja Charles III yang Dapat Gelar Permaisuri Bukan Ratu
Dua tahun kemudian, Charles menduduki kursinya di House of Lords, majelis tinggi parlemen Inggris.
Charles kemudian menghabiskan beberapa tahun berikutnya melayani di Royal Navy dan Royal Air Force, mengikuti jejak ayahnya.
Pada tahun 1981, Charles menikahi Lady Diana Spencer, yang menjadi putri Wales.

Pasangan itu memiliki dua putra, William dan Harry, yang berada di urutan kedua dan keenam pewaris takhta.
Sebuah biografi tahun 1994 yang disahkan oleh Charles "Prince of Wales," oleh Jonathan Dimbleby, mengungkapkan bahwa dia merasa ditekan oleh ayahnya untuk menikahi Diana dan bahwa dia tidak pernah jatuh cinta padanya.
Menurut buku itu, Charles mulai berselingkuh dengan Camilla Parker Bowles pada 1986.