Jelang KTT, Menlu ASEAN Bakal Kumpul di Jakarta pada Bulan Oktober Bahas Myanmar

Menlu negara-negara anggota ASEAN dijadwalkan melakukan pertemuan di Jakarta pada bulan Oktober 2022, membahas Myanmar.

AFP/MUNIR UZ ZAMAN
Pengungsi Rohingya ambil bagian dalam rapat umum "Hari Peringatan Genosida" untuk memperingati 5 tahun sejak melarikan diri dari Myanmar dari serangan militer, di sebuah kamp pengungsi di Ukhia pada 25 Agustus 2022. - Ribuan pengungsi Rohingya mengadakan rapat umum "Hari Peringatan Genosida" pada Agustus 25 di seluruh jaringan besar kamp-kamp kumuh di Bangladesh di mana mereka tinggal dalam kondisi yang mengerikan, menandai lima tahun sejak melarikan diri dari serangan militer brutal di Myanmar. Menlu negara-negara anggota ASEAN dijadwalkan melakukan pertemuan di Jakarta pada bulan Oktober 2022, membahas Myanmar. (Photo by Munir uz Zaman / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Para Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara anggota ASEAN dijadwalkan melakukan pertemuan di Jakarta pada bulan Oktober 2022, membahas Myanmar.

Hal ini terungkap usai para Menlu ASEAN bertemu dalam Informal ASEAN Foreign Ministers' Meeting (IAMM), di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York, (22/09/2022). 

IAMM kali ini membahas antara lain persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, November 2022.

“Saya tegaskan kembali bahwa bagi Indonesia, kepentingan bersama ASEAN harus menjadi prioritas utama kita. Kemajuan pembangunan komunitas ASEAN harus terus berlanjut," ujar Menlu RI Retno Marsudi dalam pernyataannya.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI mendorong agar dalam KTT bulan November di Phnom Penh nanti, isu implementasi 5 Points Consensus (5PC) dapat dibahas secara khusus oleh Para Pemimpin ASEAN

Para Menlu ASEAN sepakat dengan usulan tersebut.

Guna mempersiapkan pembahasan di KTT, para Menlu juga sepakat untuk melakukan Pertemuan Persiapan pada tingkat Menteri Luar Negeri, yang akan dilakukan di Jakarta pada bulan Oktober 2022.

Baca juga: Menlu Indonesia dan Thailand Bertemu di New York Bahas Myanmar & ASEAN

Five-point consensus adalah kesepakatan terkait langkah penyelesaian situasi di Myanmar.

Kesepakatan ini antara lain terkait penghentian kekerasan; dialog konstruktif antara semua pihak terkait di Myanmar untuk mencapai solusi damai; penunjukan Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar untuk fasilitasi proses dialog; penyaluran bantuan kemanusiaan oleh ASEAN; dan kunjungan Utusan Khusus ASEAN ke Myanmar untuk bertemu dengan semua pihak. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved