Konflik Palestina Vs Israel
Bom Israel Hancurkan Masjid Tertua di Gaza, Hamas: Kejahatan Keji dan Biadab
Hamas mengatakan serangan Israel yang menghancurkan Masjid Omari sebagai kejahatan biadab.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Febri Prasetyo
Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan, AS dapat menggunakan hak vetonya terhadap resolusi apapun.
Baca juga: Hamas Sebut Tentara Israel Teroris Karena Telanjangi Warga Palestina
Sementara itu, Inggris, yang juga anggota Dewan Kemanan PBB, abstain dalam pemungutan suara tersebut.
Menjelang pemungutan suara, Guterres mengatakan “kebrutalan yang dilakukan oleh Hamas tidak akan pernah bisa membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina.”
“Saya dengan tegas mengutuk serangan-serangan itu. Saya terkejut dengan laporan kekerasan seksual,” kata Guterres menjelang pemungutan suara.
Guterres menggunakan Pasal 99 Piagam PBB yang jarang digunakan untuk menarik perhatian DK PBB mengenai “masalah apapun yang menurut pendapatnya dapat mengancam pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional.”
Guterres telah mengupayakan “gencatan senjata kemanusiaan” untuk mencegah “bencana yang berpotensi menimbulkan dampak yang tidak dapat diubah bagi rakyat Palestina” dan seluruh Timur Tengah.
Setelah AS memveto resolusi tersebut, Wood mengatakan resolusi tersebut “berbeda dari kenyataan” dan “tidak akan mengambil tindakan nyata.”
Update Terkini Situasi di Gaza

Simak perkembangan terkini pendudukan Israel di Gaza per Sabtu (9/12/2023):
- Para pejabat Palestina mengutuk AS yang menggunakan hak vetonya terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendesak gencaran senjata segera di Gaza.
Mereka mengecam aksi AS itu sebagai "aib" dan "bencana".
- Utusan Israel untuk PBB berterima kasih pada Presiden AS, Joe Biden, karena memveto resolusi tersebut.
Ia juga mengatakan gencatan senjata hanya akan terjadi setelah semua sandera Gaza dibebaskan dan Hamas dikalahkan.
- Setidaknya 10 warga Palestina tewas dalam serngan Israel di sebuah rumah keluarga di Khan Younis, Gaza selatan.
- Pejabat Program Pangan Dunia PBB mengatakan "kekacauan dan keputusasaan" meluas ketika keluarga-keluarga Palestina yang kehilangan tempat tinggal menderita kelaparan di jalan-jalan Gaza.
- Juru Bicara Gedung Putih, John Kirbym mengatakan kepada wartawan, AS mengakui "lebih banyak yang bisa dilakukan untuk mencoba mengurangi korban sipil" dalam operasi militer Israel.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.