Konflik Palestina Vs Israel
Ikuti Skenario AS, PA Mau Gandeng Hamas Sebagai Mitra Junior Penguasa Gaza, Netanyahu Jawab A dan B
AS terindikasi menunjukk PA untuk menjalankan pemerintahan di Gaza setelah perang Hamas-Israel berakhir. PA ingin jadikan Hamas mitra, Netanyahu sewot
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
"Namun, setelah berpuluh-puluh tahun dituduh korupsi, skandal kolaborasi, dan catatan hak asasi manusia yang buruk, Otoritas Palestina berada dalam kondisi “inersia total” sebelum Operasi Banjir Al-Aqsa terjadi pada tanggal 7 Oktober," tulis kolumnis TC, Khalil Harb.
“Abbas berusia 88 tahun yang tidak terpilih (sebagai presiden lagi), yang masa jabatannya selama 18 tahun telah diperpanjang atas kemauan Amerika dan Israel, telah lama terlepas dari realitas Palestina. Selain itu, ia tidak mampu menyampaikan visi untuk mengatasi atau menyelesaikan krisis yang semakin meningkat yang mempengaruhi lebih dari 3 juta penduduk di Tepi Barat, 60 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun,” jelas Harb.
Menurut jajak pendapat publik yang dilakukan di wilayah pendudukan Palestina pada bulan Juli, 63 persen responden setuju kalau keberadaan PA justru menguntungkan Israel, sementara 50 persen mengatakan mereka mendukung keruntuhan atau pembubaran organisasi tersebut.

Jawab A dan B Netanyahu
Atas pernyataan Shtayyeh tersebut di atas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi responsnya lewat cuitan di Twitter, Jumat (8/12/2023).
Secara singkat Netanyahu memberi dua respons A dan B atas pernyataan Shtayyeh tersebut.
“ A. Tidak akan ada Hamas – kami akan melenyapkannya,” kata Netanyahu.
Dia menambahkan, pernyataan Shtayyeh malah makin menegaskan keputusannya untuk menjadikan Israel memiliki kendali dan kontrol penuh atas Gaza pasca-perang melawan Hamas.
“B. Fakta bahwa ini adalah usulan Otoritas Palestina hanya memperkuat kebijakan saya: Otoritas Palestina bukanlah solusinya,” kata dia.
(oln/TC/Memo/*)
Konflik Palestina Vs Israel
Paus Leo XIV Minta Israel dan Hamas segera Berdamai dan Lepas Masing-masing Sandera |
---|
Pasukan Darat Israel Sudah Buka Jalan ke Kota Gaza, Serbuan Besar-besaran Segera Terjadi |
---|
Microsoft Minta Bantuan FBI Hentikan Demo Karyawan yang Minta Putus Hubungan dengan Israel |
---|
Australia Usir Dubes Iran usai Serangan Anti-Yahudi Tahun Lalu, Teheran Janjikan Pembalasan |
---|
Hamas Bantah Klaim Israel, 21 Korban Tewas di Rumah Sakit Nasser Bukan Anggota Pejuang |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.