Kamis, 9 April 2026

Populer Internasional: Rencana Jerman Serang Jembatan Krimea - Pasukan IDF Disambar Drone Hizbullah

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Jerman berencana menyerang jembatan Krimea.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Febri Prasetyo
Kolase Tribunnews
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Jerman berencana menyerang jembatan Krimea. 

TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini.

Jerman berencana menyerang jembatan Krimea dengan menggunakan rudal Taurus, perang Rusia-NATO terancam meletus.

Di Laut Merah, saat AS perang melawan Houthi, justru Chinalah yang menjadi pemenangnya, bagaimana bisa?

Sementara itu, milisi Lebanon, Hizbullah dilaporkan kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap pasukan Israel.

Selengkapnya, berikut berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.

1. Jerman Terkonfirmasi Mau Serang Jembatan Krimea Pakai Rudal Taurus, Perang Rusia-NATO di Depan Mata

Rudal Taurus buatan Jerman yang terpasang di jet tempur. Ukraina mendesak Jerman agar segera mengirimkan rudal Taurus untuk memerangi Rusia.
Rudal Taurus buatan Jerman yang terpasang di jet tempur.(Tangkap Layar)

Rencana Angkatan Bersenjata Jerman, Bundeswehr, untuk menyerang Jembatan Krimea, terungkap.

Kabar itu disiarkan oleh pemimpin redaksi Russia Today, Margarita Simonyan, yang mengaku punya bocoran rekaman audio berdurasi hampir 40 menit seputar rencana penyerangan tersebut.

Jembatan Krimea, jembatan yang diakui telah dibom oleh Ukraina beberapa lalu, menjadi penghubung utama antara daratan Rusia dengan Krimea yang dianeksasi Moskow.

Ukraina berulang kali mencoba menyerang jembatan ini, beberapa upaya di antaranya berhasil, dengan kemungkinan keterlibatan pasukan AS dan Inggris.

Simonyan kemudian mengajukan pertanyaan resmi kepada tokoh-tokoh diplomatik Jerman, meminta klarifikasi mengenai masalah yang akan berdampak buruk pada hubungan Rusia-Jerman, serta keterlibatan NATO dalam perang Ukraina.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Usai Israel Tembaki Warga saat Antre Makanan, Biden Setujui Pengiriman Bantuan ke Gaza Lewat Udara

Amerika Serikat (AS) akan mulai mengirimkan bantuan kemanusiaan darurat ke Gaza.

Baca juga: Hamas Minta Rusia Jadi Mediator Utama Gencatan Senjata Buat Imbangi Israel dan AS

Hal ini disampaikan Presiden AS, Joe Biden, pada Jumat (1/3/2024), sehari setelah lebih dari 100 warga Palestina terbunuh dalam bentrokan yang kacau dengan pasukan Israel.

Sebanyak 115 warga Palestina tewas dan lebih dari 750 lainnya terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, Kamis (29/2/2024).

Para saksi mata mengatakan, pasukan Israel melepaskan tembakan ketika banyak orang berlomba untuk menarik barang-barang dari konvoi bantuan makanan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved