Rabu, 8 April 2026

TPNPB-OPM mengkelaim segera bebaskan pilot Susi Air - Mengapa pembebasan Philip Mehrtens menghadapi kerumitan?

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengeklaim telah menyepakati pembebasan Pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera sayap…

BBC Indonesia
TPNPB-OPM mengkelaim segera bebaskan pilot Susi Air - Mengapa pembebasan Philip Mehrtens menghadapi kerumitan? 

Upaya pembebasan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera sejak 7 Februari 2023 silam memasuki babak baru.

Tentara Pebebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengatakan akan segera membebaskan pilot dalam dua bulan ke depan.

"Kami kasih waktu dua bulan saja. Bulan ini dan bulan depan. Kalau kami sudah punya uang, sudah siap, itu kami tinggal mengeluarkan pengumuman," kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom kepada BBC News Indonesia, Minggu (04/08).

Sejauh ini, ia mengeklaim sedang membuat rancangan proposal pembebasan pilot untuk diberikan kepada pimpinan sayap militer OPM di Nduga, Egianus Kogoya.

Sebby menyebut sejumlah poin dalam proposal tersebut di antaranya penjemputan Philip Mehrtens juga akan dilakukan oleh kelompok sipil.

"Kita minta siapa yang datang jemput, atau lewat belakang, lewat depan itu terserah kami," katanya.

Selain itu, ia juga meminta adanya "Open Corridor" - merujuk jalur aman untuk pembebasan pilot Susi Air.

"Kami hanya minta pemerintah Indonesia tarik militer dari Ndugama, supaya tim kami dan sipil ini masuk aman," kata Sebby.

Ia juga mengeklaim keputusan membebaskan pilot Philip Mehrtens merupakan upaya pimpinan tertinggi TPNPB-OPM dalam "melobi dan meyakinkan" Egianus.

"Kami bertanggung jawab memberitahukan anggota kami, menjelaskan untung-rugi pembebasan pilot, atau penyanderaan pilot. Kalau kami tahan lama-lama mati, nanti kami disalahkan oleh masyarakat internasional," kata Sebby.

BBC News Indonesia telah mengirim permintaan tanggapan kepada Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Theofranus Litaay, namun belum mendapat komentar.

Dilansir dari Tempo, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Cendrawasih, Letnan Kolonel Candra Kurniawan mengaku belum mendengar kabar klaim rencana pembebasan pilot Susi Air dari TPNPB-OPM per Sabtu (04/08).

Namun, menurutnya, langkah pembebasan ini bisa menekan risiko terjadinya korban jiwa.

“Ini akan berdampak positif dalam meminimalisir korban jiwa, baik pilot, masyarakat dan kedua belah pihak,” kata Candra.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved