Konflik Suriah
Presiden Suriah Al-Sharaa Bertemu Presiden Turki Erdogan, Bahas Kerja Sama Keamanan
Pertemuan Al-Sharaa dan Erdogan bertujuan membahas pemulihan ekonomi serta keamanan dan stabilitas Suriah.
Jumlah pengungsi Suriah di Turki mencapai puncaknya pada tahun 2022, dengan lebih dari 3,8 juta orang.
Kunjungan Al-Sharaa ke Turki ini merupakan kunjungan internasional keduanya sejak menjabat sebagai presiden.
Sebelumnya, ia melakukan kunjungan ke Arab Saudi.
Turki Dilaporkan Berencana Bangun 2 Pangkalan Militer di Suriah
Sebelum kunjungan Al-Sharaa ke Turki, muncul laporan bahwa Turki akan membangun dua pangkalan militer di Suriah.
Kunjungan itu pun dimaksudkan untuk membahas pangkalan tersebut.
"Turki akan melatih anggota militer di dua pangkalan yang akan dibangun di Suriah," menurut laporan surat kabar Türkiye Newspaper pada 3 Februari 2025 yang mengutip beberapa sumber Arab yang tidak disebutkan namanya.
"Turki dan Suriah akan menandatangani perjanjian pertahanan bersama."
Laporan itu juga menambahkan, "Berdasarkan perjanjian yang diharapkan segera ditandatangani, Turki akan membantu Suriah jika negara tersebut menghadapi ancaman mendadak."
Militer Turki akan melatih tentara Suriah, termasuk pilot, dengan tujuan membangun angkatan udara untuk Suriah.
Baca juga: IRFS Lahir, Faksi Baru Suriah Mulai Serang Pasukan Israel dan Recoki Geng Presiden
Dalam perjanjian tersebut, disebutkan bahwa Turki akan menempatkan 50 pesawat tempur F-16 di dua pangkalan baru tersebut hingga Angkatan Udara Suriah terbentuk sepenuhnya.
"Langkah ini bertujuan untuk mencegah serangan apapun terhadap kedaulatan Suriah."
Selain itu, pihak berwenang Suriah juga dilaporkan meminta agar Turki mengerahkan pesawat nirawak, radar, dan sistem perang elektronik di sepanjang perbatasan Suriah dengan Israel.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suriah-Ahmad-Al-Sharaa-saat-melakukan-kunjungan-ke-Turki-d.jpg)