Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky: AS dan Ukraina Siap Bertemu, Lanjutkan Pembicaraan Perdamaian Minggu Depan di Arab Saudi
Zelensky mengumumkan bahwa pejabat Ukraina dan Amerika Serikat akan bertemu untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa pejabat Ukraina dan Amerika Serikat akan bertemu untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.
"Delegasi Ukraina dan AS telah melanjutkan pekerjaan dan dijadwalkan bertemu minggu depan," kata Zelensky saat menghadiri Dewan Eropa Khusus pada Kamis (6/3/2025), dikutip dari Kyiv Independent.
Menurut Zelensky, pertemuan ini tidak hanya membahas rencana perdamaian Ukraina-Rusia.
Namun juga Zelensky akan membuat usulan-usulan untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan Ukraina.
"Ukraina tidak hanya siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk perdamaian, tetapi kami juga mengusulkan langkah-langkah apa saja yang akan diambil," jelas Zelensky.
Ia juga mengucapkan terima kasih terhadap dukungan dari berbagai pihak yang diberikan untuk dirinya.
"Saya berterima kasih atas semua dukungan, dan warga Ukraina sangat menghargai bahwa di tengah situasi politik global yang penuh dengan emosi, integritas Eropa tetap terjaga dan Eropa benar-benar berusaha melakukan hal yang benar. Sementara itu, tim Ukraina dan Amerika telah kembali bekerja, dan kami berharap minggu depan kami akan mengadakan pertemuan yang bermakna," kata Zelensky, dikutip dari News18.
Melalui X, koresponden senior Gedung Putih Fox News Jacqui Heinrich mengatakan bahwa pembicaraan dijadwalkan pada 11 Maret 2025.
Sementara menurut Axios, pertemuan antara delegasi AS dan Ukraina dijadwalkan pada 12 Maret 2025.
Beberapa pejabat dari AS dan Ukraina dikabarkan akan menghadiri pertemuan ini.
Dari AS, pejabat yang dikabarkan akan datang adalah utusan Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz.
Sementara pejabat Ukraina yang akan hadir adalah kepala stad Zelensky, Andriy Yermak.
Baca juga: Ide Gila Tak Terduga, Tentara Ukraina Lempar Granat Sarang Lebah ke Persembunyian Pasukan Rusia
Untuk lokasi, hingga saat ini masih didiskusikan, namun tetap berada di Arab Saudi.
Adapun 2 lokasi yang diusulkan adalah Riyadh dan Jeddah.
Rencana pembicaraan ini muncul setelah hubungan Zelensky dan Trump memanas dalam debat di Ruang Oval, Gedung Putih pada Jumat (28/2/2025), lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.