Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky: AS dan Ukraina Siap Bertemu, Lanjutkan Pembicaraan Perdamaian Minggu Depan di Arab Saudi
Zelensky mengumumkan bahwa pejabat Ukraina dan Amerika Serikat akan bertemu untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Garudea Prabawati
Pertemuan yang seharusnya berjalan dengan baik berubah menjadi pertikaian sengit di Ruang Oval, dengan keduanya saling menyela berulang kali, dikutip dari BBC.
Padahal, pertemuan ini seharusnya menjadi ajang penandatanganan kesepakatan yang akan membuka akses AS ke mineral Ukraina.
Konferensi pers yang direncanakan dibatalkan, dan Zelenskyy diminta meninggalkan Gedung Putih sebelum perjanjian ditandatangani.
Trump mengatakan bahwa Zelensky tidak berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh AS.
Setelah pembicaraan tersebut, Trump juga memerintahkan untuk penghentian bantuan sementara dari militer AS ke Ukraina.
Bantuan militer AS yang baru akan dikirimkan ke Ukraina akan dihentikan.
Kemudian bantuan yang sedang dalam perjalanan melalui pesawat atau kapal diperintahkan untuk dihentikan dengan transit di Polandia.
"Presiden telah menegaskan bahwa ia berfokus pada perdamaian. Kami ingin mitra kami juga berkomitmen pada tujuan itu. Kami sedang menghentikan sementara dan meninjau kembali bantuan kami untuk memastikan bahwa bantuan tersebut berkontribusi pada solusi," ujar pejabat yang berbicara dengan syarat anonim tersebut, dikutip dari Reuters.
Perintah tersebut akan tetap berlaku sampai Trump menentukan bahwa Ukraina telah menunjukkan komitmen terhadap negosiasi perdamaian dengan Rusia.
Penghentian bantuan militer ini terjadi sekitar lima tahun setelah Trump menahan bantuan yang disahkan Kongres untuk Ukraina saat ia berupaya menekan Zelenskyy agar memulai penyelidikan terhadap Joe Biden, yang saat itu merupakan kandidat presiden dari Partai Demokrat.
(Tribunnews.com/Farrah)
Artikel Lain Terkait Zelensky dan Konflik Rusia vs Ukraina
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.