Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky: China Pasok Senjata ke Rusia, Bukti Mulai Terkuak

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyampaikan tudingan serius bahwa China telah memasok senjata ke Rusia.

Tayang:
Kantor Kepresidenan Ukraina
ZELENSKY - Foto ini diambil dari laman Kepresidenan Ukraina pada Senin (14/4/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam pidato hariannya pada Jumat (11/4/2025) yang mengatakan Ukraina butuh lebih banyak sistem pertahanan udara Patriot untuk melawan serangan udara Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyampaikan tudingan serius bahwa China telah memasok senjata ke Rusia. 

Sebelumnya, ia juga mengungkap bahwa dua warga negara Tiongkok ditangkap di Oblast Donetsk pada 8 April 2025.

Mereka diduga bertempur bersama pasukan Rusia di wilayah konflik.

Zelensky pun telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Ukraina untuk menghubungi Beijing secara resmi dan meminta penjelasan atas temuan ini, dikutip dari Pravda.com.

Mendengar tudingan tersebut, China pada hari Selasa menolak apa yang disebutnya sebagai 'manipulasi dan sensasi' seputar dua warga negaranya yang ditangkap di Ukraina.

“Tiongkok sedang memverifikasi informasi dan keadaan yang relevan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian ketika ditanya tentang tawanan perang tersebut, dikutip dari SCMP.

Tak hanya itu, pada 11 April, Zelenskyy menyatakan bahwa ratusan warga negara Tiongkok kemungkinan terlibat langsung dalam pasukan pendudukan Rusia.

Tudingan tersebut juga dibantah keras oleh China.

China mengatakan bahwa pihaknya telah memperingatkan warganya soal keterlibatan perang.

"Beijing berulang kali mengeluarkan peringatan keselamatan, mendesak warga Tiongkok untuk menjauh dari wilayah konflik bersenjata dan menghindari keterlibatan dalam konflik dalam bentuk apa pun," katanya.

Selain itu, Jian juga menegaskan bahwa pihaknya selalu menyelesaikan tudingan di luar negeri menggunakan hukum yang sesuai.

“Terkait tindakan individu dan kasus konsuler yang melibatkan warga negara Tiongkok di luar negeri, Tiongkok menanganinya sesuai dengan hukum,” kata Lin.

Sementara itu, China secara terbuka selama ini menyatakan netralitas dalam konflik Rusia-Ukraina. 

Namun sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, Beijing diketahui memberikan dukungan diplomatik kepada Moskow.

(Tribunnews.com/Farrah)

Artikel Lain Terkait China dan Konflik Rusia vs Ukraina

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved