Misteri bocah 'reinkarnasi' pemimpin Tibet Panchen Lama yang hilang 30 tahun lalu
Tepat 30 tahun lalu, bocah laki-laki yang diidentifikasi sebagai tokoh kedua paling penting dalam agama Buddha Tibet menghilang. Kelompok-kelompok…

Pada 1959, Dalai Lama melarikan diri dari Tibet dan menjadi simbol perlawanan terhadap kontrol China atas wilayah tersebut.
Pemimpin tertinggi Tibet itu akan menginjak usia 90 tahun pada tanggal 6 Juli tahun ini.
Mengingat usia Dalai Lama yang sudah tidak lagi muda, sangat penting bagi orang-orang Buddha Tibet untuk mengetahui nasib bocah yang hilang itu.
Hal ini dikarenakan Dalai Lama dan Panchen Lama saling mengakui reinkarnasi masing-masing.
"Pemerintah China menculik seorang anak berusia 6 tahun dan keluarganya. Mereka dihilangkan selama 30 tahun (agar China dapat) mengontrol pemilihan Dalai Lama berikutnya," tutur Yalkun Uluyol, peneliti China di Human Rights Watch.
"Dengan kata lain, agama Buddha Tibet itu juga menjadi bisa dikendalikan."
"Pihak-pihak terkait harus mendesak pemerintah China untuk mengakhiri kekejaman ini dan memastikan kebebasan Gedhun Choekyi Nyima dan keluarganya.'"
Apa kata China tentang Panchen Lama?
Setelah Nyima menghilang, pemerintah China dengan serta-merta mengatakan kepada kelompok kerja PBB bahwa "tidak pernah ada kasus penghilangan dan penculikan keluarga anak yang diyakini sebagai reinkarnasi".
Pada 1996, China menyebut sejumlah "oknum yang tidak bermoral" berupaya menyelundupkan Nyima ke luar negeri. Pihak China mengeklaim kedua orang tuanya meminta perlindungan kepada otoritas.
Meskipun berada dalam pengamanan, Beijing mengatakan anak laki-laki itu serta keluarganya menjalani kehidupan normal.
Mereka menambahkan keluarga Nyima tidak ingin diganggu siapa pun.
Pemerintah China berulang kali mengeluarkan pernyataan ini.
Pada 1998, China mengatakan kepada kelompok kerja PBB bahwa ibu dari Panchen Lama sedang menjalani hukuman penjara.
Namun, mereka tidak membeberkan alasan penahanannya dan berapa lama dia akan berada di balik jeruji besi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.