Senin, 1 September 2025

Konflik Iran Vs Israel

Mata Balas Mata, Rudal Iran Hantam Pangkalan Pusat Komando Israel Asal Agresi

Dua pangkalan tersebut, yakni Nevatim dan Ovda, tempat pusat komando dan kendali Israel serta pusat peperangan elektronik.

Editor: Willem Jonata
Tangkap Layar YouTube/AlJazeera
IRAN VS ISRAEL - Tangkap layar video serangan balasan Iran ke Israel. Iran mengatakan telah menembakkan ratusan rudal balistik ke Israel sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas nuklir dan para pemimpin militernya, Jumat (13/6/2025). Beberapa rudal menghindari sistem pertahanan Iron Dome dan menghantam pusat kota Tel Aviv. 

TRIBUNNEWS.COM - Mata balas mata. Operasi balasan True Promise III oleh Iran menghantam tiga pangkalan udara Israel dan wilayah pendudukan.

Pangkapan udara Israel yang menjadi target, disebut telah digunakan sebagai lokasi asal agresi atau serangan ke Teheran, Iran.

Dua pangkalan tersebut, yakni Nevatim dan Ovda, tempat pusat komando dan kendali Israel serta pusat peperangan elektronik.

Baca juga: Israel Tetap Lancarkan Serangan ke Palestina di Tengah Ketegangan dengan Iran

Demikian informasi yang disampaikan Brigadir Jenderal Ahmadi Vahidi, penasihat utama komandan Korps Garda Revolusi Islam, dalam wawancara televisi, yang dikutip Tasnim. 

Lokasi lain yang diserang oleh IRGC termasuk pangkalan udara Tel Nof di dekat Tel Aviv, kementerian pertahanan rezim Zionis, serta pusat industri dan militernya di Tel Aviv, kata Jenderal Vahidi.

Para perencana operasi telah mempertimbangkan total lebih dari 150 target, yang diserang dalam beberapa tahap, tambahnya.

Ahmadi mengatakan Israel membuat kesalahan perhitungan yang serius dengan menyerang Iran.

Ia memperingatkan bahwa Zionis harus bersiap menghadapi konsekuensinya.

Selama Operasi True Promise III, ratusan rudal ditembakkan oleh Iran pada Jumat malam dan berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis-lapis milik Israel.

Sebagai info, Israel mengawali perang, dengan melancarkan serangan udara ke Ibu Kota Iran, Teheran, Jumat (13/6/2025) pagi.

Israel mengklaim menargetkan situs nuklir dan markas militer. 

Akibar serangan tersebut, tak sedikit pimpinan militer Iran tewas.

Mereka antara lain, Mohammad Bagheri yang menjabat Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, yang meliputi Korps Garda Revolusi dan Angkatan Darat.

Hossein Salami, panglima Korps Garda Revolusi (IRGC).

Gholamali Rashid, kepala Markas Pusat Khatam-al Anbiya IRGC, yang mengoordinasikan operasi militer gabungan Iran.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan