Minggu, 31 Agustus 2025

KTT G7

Trump Kembali Semprot Tawaran Jepang soal Tarif di KTT G7, PM Ishiba: Kami Masih Tak Sepaham

Alih-alih mendapatkan keringanan, Trump kembali menolak upaya intensif Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba untuk menghapus kebijakan tarif AS.

Penulis: Bobby W
Editor: Sri Juliati
Tangkap Layar Youtube The White House
TRUMP DAN ISHIBA - Tangkap layar pertemuan antara Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Gedung Putih pada 8 Februari 2025 lalu. Kekecewaan kembali harus dirasakan pemerintah Jepang saat membahas masalah tarif timbal balik bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kanada. Alih-alih mendapatkan keringanan, Trump kembali menolak upaya intensif Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba untuk menghapus kebijakan tarif AS. 

TRIBUNNEWS.COM - Kekecewaan kembali harus dirasakan pemerintah Jepang saat membahas masalah tarif timbal balik bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kanada.

Alih-alih mendapatkan keringanan, Trump kembali menolak upaya intensif Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba untuk menghapus kebijakan tarif AS.

Adapun pertemuan empat mata antara Ishiba dan Trump tersebut berlangsung sekitar 30 menit pada sela-sela waktu penyelenggaraan KTT G7 

Pertemuan dengan hasil tangan hampa ini begitu mengecewakan bagi Ishiba mengingat ini adalah kali kedua dirinya secara langsung bertemu tatap muka dengan Trump untuk membuat dasar kesepahaman antara kedua negara soal tarif.

Sebelumnya, Ishiba sempat berkunjung langsung ke Gedung Putih pada Februari lalu untuk membahas masalah serupa.

Dikutip dari Reuters, Ishiba mengaku masih belum menemukan kesepahaman dengan Trump dalam pertemuan kali keduanya ini.

"Masalah utamanya masih terletak pada belum adanya kesamaan pemahaman, dan kesepakatan antara kami juga belum tercapai untuk keseluruhan paket," ujar Ishiba kepada wartawan pada Senin (16/6/2025) setelah menemui Trump.

Sebelumnya, Pemerintahan Ishiba berharap mencapai kesepakatan sementara terkait tarif selama pertemuan ini dan menyelesaikan negosiasi pada awal Juli.

Hal ini terjadi mengingat Ishiba tidak ingin pembahasan soal tarif mengganggu waktu kampanye resmi pemilu Dewan Tinggi yang dijadwalkan mulai diselenggarakan pada tanggal 20 Juli 2025 mendatang.

Hasil nihil petemuan Jepang-AS di KTT G7 ini pun membuat prospek skenario yang disiapkan Ishiba tersebut menjadi kabur.

Baca juga: Tiongkok Peringatkan Donald Trump agar Tidak Memperburuk Konflik yang Terjadi antara Iran dan Israel

Ishiba, yang sebelumnya bertemu Trump di Washington pada Februari, mengatakan ia telah berbicara secara terbuka dengan presiden AS.

Melalui pertemuan pertama tersebut, Ishiba kemudian sepakat memerintahkan menteri-menteri terkait untuk melanjutkan pembicaraan.

Namun pada akhirnya, upaya intensif Ishiba bersama menteri-menterinya ini tidak membuahkan apapun setelah disampaijkan langsung ke hadapan Trump pada KTT G7 kali ini.

Sebelumnya, Ryosei Akazawa, menteri yang menangani pemulihan ekonomi, juga telah menggelar enam putaran pembicaraan dengan rekan-rekan sejawatnya di AS untuk membuka jalan bagi kesepakatan sementara.

Namun kedua pihak tetap berselisih karena Washington menolak tuntutan utama Tokyo untuk menghapuskan tarif pada mobil, menurut sumber pemerintah.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan