Konflik Iran Vs Israel
Pakistan Turun Gunung, Ancam Gempur Israel Pakai Nuklir
Pakistan ancam akan melancarkan serangan dengan senjata nuklir terhadap Israel jika negara Zionis tersebut nekat menggunakan senjata nuklir ke Iran
TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Pakistan mengancam akan melancarkan serangan dengan senjata nuklir terhadap Israel jika negara Zionis tersebut nekat menggunakan senjata nuklir terhadap Iran.
Ancaman itu dilontarkan Jenderal Mohsen Rezaee, pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekaligus anggota Dewan Keamanan Nasional Iran.
“Pakistan telah meyakinkan kami bahwa jika Israel menjatuhkan bom nuklir terhadap Iran, mereka juga akan menyerang balik dengan bom nuklir,” ujar Rezaee, dikutip dari NDTV.
Laporan tersebut muncul di tengah serangan roket berbalasan antara Iran dan Israel yang menewaskan puluhan orang , termasuk para jenderal tinggi IRGC.
Pakistan diketahui telah menjalin hubungan strategis dengan Iran sejak beberapa tahun terakhir, hubungan tersebut dibangun keduannya demi menghadapi tekanan barat.
Serta untuk kepentingan menjaga stabilitas kawasan dan menentang dominasi Barat (terutama AS dan sekutu seperti Israel) di Timur Tengah.
"Kami mendukung Iran dan akan mendukung mereka di setiap forum internasional untuk melindungi kepentingan Teheran," kata Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif di majelis nasional, seperti dikutip Anadolu Agency.
Meski Pakistan berkomitmen memberikan dukungan bagi Iran, namun Asif membantah pernyataan Rezaei mengenai kesediaan Pakistan menyerang Israel dengan senjata nuklir.
Dalam pernyataan di media sosial, Asif menyatakan bahwa sikap Pakistan mengenai nuklir sejalan dengan aturan internasional.
Ia menegaskan bahwa Islamabad tidak pernah berkomitmen menyerang nuklir lagi dan bahwa kemampuan nuklir Pakistan hanya untuk pertahanan bukan alat intimidasi.
"Pakistan sepenuhnya berkomitmen pada semua aturan nuklir internasional," tulis Asif.
"Kemampuan nuklir kami semata-mata untuk pertahanan nasional dan kesejahteraan rakyat Pakistan," lanjutnya.
Baca juga: Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi: Kami Tidak Ingin Produksi Senjata Nuklir
Nuklir Pakistan
Menurut data terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute dan Federation of American Scientists, Pakistan memiliki sekitar 170 hulu ledak nuklir pada awal 2025.
Estimasi ini didukung oleh laporan terbaru yang menyebut bahwa arsenal Pakistan berkembang dari sekitar 165 warhead tahun 2021 menjadi sekitar 170.
Beberapa sumber memperkirakan kapasitas produksi Pakistan dapat mencapai 200 hulu ledak pada akhir 2025, seiring pertumbuhan fasilitas reaktor plutonium dan pengayaan uranium
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Penutupan-perbatasan-Balochistan-Pakistan-dan-Iran-pada-2019.jpg)