Konflik Iran Vs Israel
Daftar Alutsista yang Dikerahkan AS ke Timur Tengah Saat Iran Vs Israel Perang, Ada 'Pesawat Kiamat'
Sejumlah alutsista AS ke kawasan Timur Tengah menyusul konflik Iran Vs Israel yang masih berlanjut di hari kelima.
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, AS - Sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) telah dikerahkan Amerika Serikat (AS) ke kawasan Timur Tengah menyusul konflik Iran Vs Israel yang masih berlanjut di hari kelima.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa pengerahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan postur pertahanan Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Lalu apakah AS akan ikut campur membantu Israel perang melawang Iran?
"Anda tidak tahu bahwa saya akan melakukannya," kata Presiden AS Donald Trump kemarin di gedung putih dikutip dari Associated Press.
"Saya mungkin melakukannya. Saya mungkin tidak melakukannya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan saya lakukan. Saya dapat memberi tahu Anda ini: Iran memiliki banyak masalah, dan mereka ingin bernegosiasi."
Berikut ini adalah daftar lengkap alutista dirangkum dari Newsweek, Kamis (19/6/2025) menurut pejabat, sejumlah analis intelijen terbuka, data pelacakan, media, dan outlet pertahanan.
Pesawat tempur F-35
Militer AS meningkatkan kekuatan udaranya di Timur Tengah dengan mengerahkan lebih banyak jet tempur F-16, F-22, dan F-35 serta memperluas misi pesawat tempur saat ini, demikian kata tiga pejabat AS kepada Reuters .
F-16 Fighting Falcon adalah pesawat tempur yang sangat adaptif yang digunakan secara luas oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
F-22 Raptor dan F-35 Lightning II merupakan generasi baru pesawat tempur siluman yang dikembangkan untuk kebutuhan operasional yang kompleks.
Pesawat Tanker
Pesawat pengisian bahan bakar udara AS sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah saat perang antara Israel dan Iran meningkat, menurut sumber pelacakan data penerbangan.
Pesawat ini akan dibutuhkan untuk operasi berkelanjutan di atas Iran.
Ini termasuk KC-135R Stratotankers , pesawat pengisian bahan bakar udara utama Angkatan Udara AS.
Ini juga termasuk tanker KC-46A Pegasus, tanker pengisian bahan bakar udara generasi berikutnya.
Pejabat AS mengatakan tanker-tanker itu mungkin akan bergabung dengan latihan NATO di Eropa.
Departemen Luar Negeri meminta para diplomat untuk meyakinkan tuan rumah bahwa tanker-tanker itu tidak mendukung operasi udara Israel di Iran.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.