Sabtu, 30 Agustus 2025

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Bertemu Putin, Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Rusia Semakin Meningkat

Menurut Prabowo pertemuan dengan Presiden Putin mencerminkan kedekatan politik serta keseriusan kedua negara dalam memperdalam kerja sama strategis.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Erik S
Istimewa
KOLABORASI RI-RUSIA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara dan kolaborasi. Hal ini ia sampaikan dalam pernyataan usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di St. Petersburg, Kamis (20/6/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto mengatakan hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia kini memasuki fase yang semakin kuat. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Vladimir Putin usai pertemuan bilateral di Istana Konstantinovsky, Kamis (19/6/2025).

Menurut Prabowo pertemuan dengan Presiden Putin berlangsung dalam suasana yang hangat, intens, dan produktif. Hal itu mencerminkan kedekatan politik serta keseriusan kedua negara dalam memperdalam kerja sama strategis.

"Hari ini kita telah bertemu dan hubungan kita semakin lebih tinggi lagi, pertemuan saya dengan Presiden Putin hari ini berlangsung dengan intens hangat dan produktif, " katanya.

Baca juga: Putin–Prabowo Sepakat Perkuat Kerja Sama, Rusia Lirik Indonesia Jadi Mitra Utama Asia

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kerjasama dibahas. Mulai dari Perdagangan hingga pertanian. Dengan adanya pertemuan, Prabowo mengatakan kerjasama antar Indonesia dengan Rusia  akan lebih mendalam.

"Di semua bidang ekonomi, kerjasama teknis, perdagangan, investasi, pertanian semua telah mengalami peningkatan yang berarti,"katanya.

Kepala Negara mengatakan bahwa hubungan antara Rusia dengan Indonesia memiliki sejarah yang  panjang. Saat ini hubungan Indonesia dengan Rusia mencapai usia yang ke -75 tahun.

"Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi dan sosial dan budaya," pungkasnya.

Jasa Rusia

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia tidak lupa dengan peran historis Uni Soviet yang kini menjadi Federasi Rusia dalam membantu pembangunan Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan.

"Sewaktu Indonesia masih baru merdeka dan masih sangat miskin, Uni Soviet pada saat itu dimana Rusia adalah inti sudah sangat membantu kami, sampai hari ini rakyat Indonesia tak lupa dengan bantuan dari Rusia," kata Prabowo.

Menurut Presiden banyak bangunan atau gedung tidak hanya di Jakarta, yang merupakan hasil dari bantuan Rusia saat itu.

Baca juga: Putin–Prabowo Sepakat Perkuat Kerja Sama, Rusia Lirik Indonesia Jadi Mitra Utama Asia

"Tidak hanya di ibu kota kami, tapi di kota besar kami begitu banyak gedung gedung besar, jembatan, kereta api, pabrik besar yang dibangun dengan bantuan Rusia," katanya.

Menurut Prabowo, saat itu Rusia memberikan bantuan tanpa meminta dikembalikan dalam waktu cepat.  Sehingga kemudian Indonesia secara bertahap membayar bantuan tersebut.

"Pada saat Indonesia masih sangat miskin Rusia membantu tanpa meminta kita kembali bayar utang dalam waktu cepat, tapi akhirnya walaupun beberapa puluh tahun kami kembalikan utang kami pada saat itu," katanya.

Kepala Negara mengatakan bahwa hubungan antara Rusia dengan Indonesia memiliki sejarah yang  panjang. Saat ini hubungan Indonesia dengan Rusia mencapai usia yang ke -75 tahun.

"Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi dan sosial dan budaya," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan