Konflik Iran Vs Israel
Khawatir Dibunuh, Ayatollah Ali Khamenei yang Sedang Sembunyi di Bunker Tunjuk 3 Calon Penggantinya
Sembunyi di bunker, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei tunjuk tiga calon pengganti jika ia dibunuh di tengah konflik dengan Israel-AS.
TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tengah bersembunyi di sebuah bunker rahasia.
Ia telah menunjuk tiga calon penggantinya jika ia tewas dalam serangan atau pembunuhan.
Laporan ini pertama kali diungkap oleh The New York Times dan dikutip oleh Times of Israel, Daily Mail, dan NDTV, pada Sabtu (21/6/2025).
Menurut laporan tersebut, Khamenei memberi tahu lingkaran dalamnya bahwa ia telah memilih tiga tokoh untuk menggantikannya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Identitas ketiga calon tersebut belum diungkap ke publik.
Seorang pejabat tinggi Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada NYT, “Khamenei sangat khawatir akan keselamatannya, terutama sejak konflik dengan Israel dan AS meningkat.”
Kekhawatiran ini muncul setelah rudal Amerika menghantam tiga situs nuklir Iran, termasuk Fordow dan Natanz.
Ancaman pembalasan dari Israel turut menambah tekanan keamanan terhadap elite Republik Islam.
Khamenei, yang kini berusia 85 tahun, dilaporkan hanya berkomunikasi dengan beberapa pejabat melalui saluran khusus dari tempat persembunyiannya.
Ia hampir tidak muncul di depan umum sejak konflik militer memuncak awal Juni lalu.
Langkah Khamenei menunjuk calon pengganti dinilai sebagai sinyal krisis internal yang sangat serius.
Baca juga: Elit Iran Desak Khamenei Siapkan Balasan: Serang Amerika, Kunci Selat Hormuz!
“Penunjukan ini menunjukkan bahwa struktur dalam negeri Iran tengah bersiap menghadapi kemungkinan ekstrem,” kata Ali Vaez, analis dari International Crisis Group.
Para analis memperkirakan bahwa salah satu nama kuat dalam daftar tersebut adalah putra Khamenei sendiri, Mojtaba Khamenei.
Hal ini akan menimbulkan tuduhan upaya “monarki agama” dalam sistem republik.
Secara konstitusi, pemimpin tertinggi Iran seharusnya dipilih oleh Dewan Ahli (Assembly of Experts) yang terdiri dari 88 ulama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemimpin-Tertinggi-Iran-Ali-Khamenei-3rqe.jpg)