Konflik Iran Vs Israel
Mahasiswa Indonesia di Iran Ungkap Kondisi Para WNI, Tunggu Penerbangan Pulang ke Tanah Air
Diketahui, para WNI itu dipulangkan ke tanah air menggunakan tiga maskapai penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan.
Penulis:
Rifqah
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Mahasiswa Tehran University Of Medical Sciences, Yudi Wira Widyatma, menjelaskan kondisi terkini para WNI di Iran.
Untuk saat ini, diketahui bahwa Pemerintah Indonesia mulai mengevakuasi WNI di Iran secara bertahap.
Hingga berita ini ditulis, evakuasi gelombang pertama telah disiapkan untuk 29 WNI.
Diketahui, para WNI dipulangkan ke tanah air menggunakan tiga maskapai penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan.
Yudi menjelaskan, proses evakuasi para WNI tersebut berjalan dari Teheran ke Azerbaijan melalui jalur darat, kemudian ditampung di akomodasi yang telah disediakan pemerintah Indonesia.
Baru setelah itu, para WNI menunggu penerbangan untuk pulang ke Indonesia.
"Proses evakuasinya itu berjalan dari Teheran ke Azerbaijan melalui jalur darat, setelah itu kita semua ditampung di akomodasi yang telah disediakan pemerintah."
"Baru setelah dari akomodasi itu kita menunggu penerbangan untuk diterbangkan ke Indonesia," jelasnya, Selasa (24/6/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Yudi mendapatkan jatah penerbangan untuk pulang ke Indonesia pada gelombang kedua.
Gelombang kedua itu akan diterbangkan pada hari ini, Selasa.
"Saya kebetulan berada di gelombang kedua, penerbangan hari ini (Selasa, 24 Juni 2025), kurang lebih 10 jam (menunggu penerbangan selanjutnya)," katanya.
Baca juga: Kemlu Imbau WNI yang Menetap di Iran untuk Mau Dievakuasi Sebelum Konflik Iran-Israel Semakin Kacau
Terkait dengan kondisi WNI di Iran, Yudi mengatakan sejauh ini dalam kondisi aman dan tinggal menunggu giliran penerbangan untuk pulang ke Indonesia.
Namun, kata Yudi, karena kini ada high peak season, maka kemungkinan kursi penerbangan juga terbatas.
"Kondisinya (WNI di Iran) Alhamdulillah semua baik-baik saja, tidak ada apa-apa. Harus sabar lagi karena kita harus nunggu penerbangan."
"Karena sekarang itu lagi musim high peak season, jadi kemungkinan seat kosongnya juga terbatas," ungkapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.