Konflik Iran Vs Israel
Sebelum AS Bom Fasilitas Nuklirnya, Iran Diduga Sudah Pindahkan Persediaan Uranium yang Diperkaya
Ada spekulasi bahwa Iran mungkin telah memindahkan sebagian dari 400 kilogram persediaan uranium yang sangat diperkaya sebelum dibom AS.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Suci BangunDS

Lokasi dan struktur: Fordow terletak 30 kilometer di timur laut Qom, tertanam di dalam gunung pada ketinggian sekitar 1.750 m, dengan lebih dari 80 meter batu dan perisai vulkanik — menjadikannya salah satu situs Iran yang paling dijaga ketat.
Peran teknis: Menampung dua aula bawah tanah yang dapat menampung sekitar 3.000 sentrifus IR-1, memperkaya uranium hingga 60 persen — tingkat yang mendekati tingkat senjata.
Kepentingan strategis: Ini adalah target utama dalam setiap upaya militer untuk mencegah Iran mencapai kemampuan militer nuklir, karena kapasitas dan perlindungannya yang tinggi.
2. Reaktor Natanz
Lokasi dan struktur: Terletak di dekat Kashan di Iran tengah, sebagian terkubur di bawah tanah sekitar 8 meter dengan atap beton setebal 220 meter, terlindung secara alami oleh medan pegunungan di sekitarnya.
Peran teknis: Berisi pabrik primer dan eksperimental dengan lebih dari 14.000 sentrifus (IR-1, IR-2m, IR-4, IR-6), menjadikannya pusat pengayaan industri utama Iran.
Kepentingan strategis: Bertanggung jawab atas produksi sebagian besar uranium pengayaan rendah Iran dan memainkan peran penting dalam pengembangan sentrifus.
3. Kompleks nuklir Isfahan
Lokasi dan struktur: Terletak di sebelah selatan Isfahan di dataran tinggi gersang yang jauh dari daerah berpenduduk, benteng ini tidak terkubur maupun dibentengi dengan kuat.
Peran teknis: Meliputi Fasilitas Konversi Uranium (UCF); pabrik produksi bahan bakar reaktor penelitian; dan pabrik pelet bahan bakar logam, dan tiga reaktor penelitian.
Kepentingan strategis: Berfungsi sebagai tulang punggung infrastruktur penelitian dan produksi nuklir Iran, memasok Natanz dan Fordow.
Pentagon menggunakan beberapa pesawat tercanggih di dunia untuk serangan hari Sabtu.
B-2 Spirit adalah pesawat pengebom multiperan yang mampu membawa amunisi konvensional dan nuklir.
Pesawat pengebom ini merupakan tonggak penting dalam program modernisasi pesawat pengebom AS.
B-2 membawa daya tembak besar ke mana pun di dunia melalui pertahanan yang tampaknya tak tertembus.
Menurut pejabat AS, pesawat pengebom yang melakukan serangan Iran terbang selama hampir 37 jam tanpa henti dari pangkalannya di Missouri, mengisi bahan bakar di udara beberapa kali sebelum menyerang pada Minggu dini hari.
(Tribunnews.com/Nuryanti)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.