Thaksin Shinawatra Tanggapi Skandal Telepon Paetongtarn, Kecewa Lihat Hun Sen Jebak Putrinya
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra buka suara terkait skandal telepon yang membuat putrinya, Paetongtarn ditangguhkan dari jabatannya.
Penulis:
Bobby W
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, buka suara terkait skandal telepon yang membuat putrinya Paetongtarn Shinawatra ditangguhkan dari jabatannya.
Uneg-uneg tersebut, disampaikan oleh Thaksin dalam wawancara eksklusif pada acara peringatan 55 Tahun Media Nation TV yang disiarkan langsung pada Rabu malam (9/7/2025).
Dalam diskusi bertajuk "Exclusive Talk: Breaking Through Thailand's Crisis Chapter 1" tersebut, Thaksin membahas berbagai isu kritis yang dialami Thailand dalam acara yang dipandu oleh tiga pimpinan redaksi Group Nation ini.
Satu topik panas yang turut diangkat dalam diskusi tersebut, adalah rekaman audio kontroversial yang melibatkan Presiden Majelis Tinggi Kamboja Hun Sen dan Perdana Menteri Thailand saat ini, Paetongtarn Shinawatra.
Insiden ini menjadi isu politik besar di Thailand yang kemudian melengserkan Paetongtarn dari jabatannya untuk sementara waktu melalui penangguhan Mahkamah Konstitusi pada 1 Juli 2025 lalu.
Menanggapi situasi tersebut, Thaksin kemudian menjelaskannya secara kronologis dengan mengangkat hubungan masa lalunya dengan Hun Sen.
Thaksin mengaku, dirinya sudah menganggap Hun Sen seperti saudara.
Namun, ia mengaku terkejut dan kecewa setelah mengetahui tindakan Hun Sen terhadap putrinya.
Thaksin merujuk pada rekaman rahasia percakapan telepon pribadinya yang kemudian disebarkan ke publik.
"Situasi dimulai ketika putri saya menyebut rencananya untuk berbicara dengan Hun Sen melalui Khliang Huot (seorang ajudan dekat Hun Sen sekaligus penerjemah) dan mengatur panggilan telepon dengannya," buka Thaksin.
"Pada telepon itu, Ia (Paetongtarn) juga mengundang Menteri Pertahanan Phumtham (Wechayachai), Menteri Luar Negeri Maris (Sangiampongsa), dan Sekretaris Perdana Menteri Dr. Phrommin Lertsuriyadet untuk mendampinginya agar tidak sendirian. Mereka menunggu selama tiga jam, tetapi Hun Sen mengklaim sedang tidur dan bahkan mengirim foto untuk membuktikannya," ungkap Thaksin.
Baca juga: Bocoran Rekaman 17 Menit Pembicaraan Eks PM Thailand Paetongtarn dan Hun Sen, Imbasnya Jadi Geger
Mengetahui hal tersebut, Thaksin pun meminta putrinya untuk membatalkan agenda komunikasi lewat telepon di kantornya dan kembali pulang untuk beristirahat
Namun demikian, Thaksin mengaku kaget karena putrinya tersebut justru ditelepon balik oleh Hun Sen melalui sambungan pribadi setelah dirinya memutuskan pulang.
"Saya meminta putri saya untuk pulang, dan semua pihak bubar. Namun, kemudian Hun Sen secara pribadi menelepon putri saya. Itu benar-benar menyakitkan. Awalnya, kami ingin menyelesaikan masalah melalui dialog terbuka." ujar Thaksin.
Thaksin pun merasa geram karena bocoran sambungan telepon yang bersifat pribadi tersebut, memerlihatkan sikap Paetongtarn yang bercakap secara tidak formal namun dipelintir oleh sejumlah pihak sebagai sikap yang mengakomodir tuntutan dari Kamboja.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.