Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perundingan Alaska Berisiko, Ukraina Yakin Putin Akan Perdaya Trump

Ukraina skeptis terhadap pertemuan Trump–Putin di Alaska. Mereka yakin Putin akan memanfaatkan momen untuk menipu dan menguatkan posisi.

Tayang:
EPA/Tangkap Layar
TRUMP DAN PUTIN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam sebuah konferensi internasional pada 2017 silam. Rusia dinilai memiliki agenda besar untuk merangkul AS dengan menjadikan Ukraina sebagai alat tawar dalam perundingan gencatan senjata. Ukraina skeptis terhadap pertemuan Trump–Putin di Alaska. Mereka yakin Putin akan memanfaatkan momen untuk menipu dan menguatkan posisi. (EPA/Tangkap Layar) 

Para analis militer menilai bahwa Putin tidak akan tunduk pada tekanan tersebut.

Nikolay Mitrokhin, peneliti dari Universitas Bremen, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pertemuan itu sendiri sudah menjadi kemenangan diplomatik bagi Putin.

“Yang terpenting bagi Putin adalah fakta percakapannya dengan Trump sebagai rekan sederajat,” ujarnya.

Mitrokhin memperkirakan kesepakatan yang mungkin tercapai hanya berupa penghentian serangan udara, yang akan memberi Rusia waktu tiga bulan untuk menyelesaikan operasi darat di Donetsk.

Gencatan senjata udara juga akan menghentikan serangan drone Ukraina yang semakin efektif terhadap target militer Rusia.

“Lalu Putin tentu saja akan membodohi Trump, dan semuanya akan kembali normal,” pungkas Mitrokhin.

Al Jazeera melaporkan bahwa pertemuan Alaska berpotensi menjadi titik balik, bukan menuju perdamaian, melainkan konsolidasi kekuatan Rusia di Ukraina timur.

(Tribunnews.com/ Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved