Konflik Rusia Vs Ukraina
Perundingan Alaska Berisiko, Ukraina Yakin Putin Akan Perdaya Trump
Ukraina skeptis terhadap pertemuan Trump–Putin di Alaska. Mereka yakin Putin akan memanfaatkan momen untuk menipu dan menguatkan posisi.
Alaska adalah sebuah negara bagian di Amerika Serikat yang dikenal karena wilayahnya yang sangat luas,banyak pemandangan alam yang menakjubkan, dan iklim yang dingin.
Alaska berada di ujung barat laut benua Amerika Utara, terpisah dari negara bagian AS lainnya.
Alaska berbatasan dengan Kanada di timur dan Samudra Arktik, Pasifik, serta Laut Bering.
Negara bagian ini terkenal dengan pegunungan, gletser, dan hutan belantaranya yang luas.
Titik tertingginya, Denali, adalah puncak tertinggi di Amerika Utara.
Karena lokasinya, iklim Alaska sangat beragam, mulai dari iklim subarktik hingga arktik.
Sebagian besar wilayahnya mengalami musim dingin yang panjang dan ekstrem.
Sikap Skeptis Pertemuan Trump-Putin di Alaska
Sikap skeptis terhadap pertemuan Alaska juga dipicu oleh kondisi di lapangan.
Awal Agustus, Rusia meningkatkan serangan di wilayah Donetsk tenggara, mengirim ribuan prajurit dalam misi berisiko tinggi.
Dalam tiga bulan terakhir, Rusia telah menduduki sekitar 1.500 kilometer persegi, sebagian besar di Donetsk, menurut data Ukraina dan Barat yang dikutip oleh Al Jazeera.
Laporan yang belum dibantah oleh Washington menyebutkan bahwa Trump mungkin menawarkan kendali penuh atas Donetsk dan Luhansk kepada Moskow sebagai imbalan atas gencatan senjata dan penarikan pasukan dari wilayah kecil di Sumy dan Kharkiv.
Menurut Kampus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Britannica, gencatan senjata adalah penghentian tembak-menembak dalam konteks perang atau konflik bersenjata.
Tujuan gencatan senjata adalah menciptakan ruang untuk negosiasi damai, evakuasi kemanusiaan, atau penghentian konflik secara bertahap.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.266, Trump: Putin-Zelensky Harus Tukar Tanah untuk Damai
Penyerahan Donetsk akan memaksa Ukraina meninggalkan sabuk benteng strategis antara Kostiantynivka dan Sloviansk.
Menurut Institute for the Study of War, penyerahan wilayah tersebut akan memposisikan Rusia secara strategis untuk melanjutkan serangan dengan keuntungan besar, tanpa harus melalui pertempuran panjang dan berdarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-dan-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-2.jpg)