Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Perkenalkan Rudal Neptune Terbaru, Versi yang Lebih Besar dan Mematikan

Ukraina memamerkan rudal buatan dalam negeri terbarunya, Neptune, yang diklaim memiliki jangkauan 1000 km.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina/X@StratcomCentre
RUDAL BUATAN UKRAINA - Foto yang diunggah oleh Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina pada 25 Agustus 2025, memperlihatkan rudal buatan dalam negeri bernama Neptune, yang diklaim memiliki jangkauan 1.000 kilometer. 

Selain itu, Neptune juga digunakan untuk menghantam baterai pertahanan udara, fasilitas minyak, dan infrastruktur militer lainnya.

Rudal Flamingo

Selain Neptune, Ukraina memperkenalkan rudal jelajah baru pada awal bulan ini.

Rudal tersebut diberi nama Flamingo, yang diklaim mampu membawa hulu ledak seberat 1.000 kilogram dan memiliki jangkauan sekitar 2.897 kilometer — sekitar tiga kali lipat dibandingkan jangkauan Long Neptune.

Zelensky menyebutkan pekan lalu bahwa rudal Flamingo akan mulai diproduksi massal pada Februari 2026, yang nantinya akan menambah kekuatan Ukraina dalam kategori senjata jarak jauh.

Mengutip Newsweek, jurnalis foto Efrem Lukatsky dari The Associated Press menerbitkan foto rudal Flamingo di media sosial pada 18 Agustus 2025.

Foto tersebut, diambil dari sebuah pabrik pertahanan di Ukraina.

Flamingo dikembangkan secara lokal oleh perusahaan Ukraina, Fire Point.

Menurut pihak Kyiv, rudal ini diperkirakan memiliki jangkauan hingga 3.000 kilometer.

Flamingo juga dikenal dengan sebutan FP-5, dengan hulu ledak seberat lebih dari satu ton, ujar Fire Point.

Media Ukraina melaporkan bahwa rudal ini memiliki waktu terbang sekitar empat jam, dengan kecepatan maksimum sekitar 950 km/jam dan lebar sayap enam meter.

Rudal Flamingo diberi nama seperti itu karena awalnya ada kesalahan dalam pengecatan.

Baca juga: Flamingo, Rudal Game Changer Ukraina: Jangkauan 3.000 km, Mampu Tembus Jauh ke Dalam Rusia

Rudal itu diberi cat warna merah muda seperti Flamingo, tetapi akhirnya kesalahan itulah yang membuat rudal itu mendapat julukan Flamingo, menurut laporan AP.

Fire Point mengeklaim saat ini mampu memproduksi satu rudal Flamingo per hari.

Namun perusahaan menargetkan peningkatan produksi tujuh kali lipat pada Oktober mendatang, kata Iryna Terekh, Kepala Produksi Fire Point, kepada AP.

“Pada Desember, kami akan memiliki lebih banyak rudal seperti ini,” kata Zelensky kepada wartawan dalam pernyataan terpisah.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan