Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.296, NATO Geger usai Drone Rusia Meluncur ke Polandia
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.296, negara-negara Eropa geger setelah Rusia diduga luncurkan drone ke Polandia. Setidaknya Polandia temukan 16 puing.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam para pemimpin Barat dan dunia atas "kurangnya tindakan" atas pelanggaran Rusia terhadap wilayah udara Polandia dengan drone, yang beberapa di antaranya ditembak jatuh oleh anggota NATO dan sekutunya.
"Sudah ada lebih dari cukup pernyataan, tetapi sejauh ini belum ada tindakan. Rusia sedang menguji batas-batas yang mungkin. Mereka sedang menguji reaksi. Mereka merekam bagaimana angkatan bersenjata negara-negara NATO bertindak," kata Zelenskyy dalam pidato hariannya pada Rabu (10/9/2025).
"Kita perlu bekerja sama membangun sistem pertahanan udara gabungan dan menciptakan perisai udara yang efektif di Eropa," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa Ukraina telah mengajukan proposal perlindungan udara bersama negara-negara Eropa.
"Ukraina telah mengajukan proposal untuk perlindungan bersama wilayah udara Eropa secara terkoordinasi, terencana, dan terpadu... Tidak ada yang bisa menjamin tidak akan ada ratusan, bahkan mungkin puluhan drone. Hanya pasukan gabungan Eropa yang dapat memberikan perlindungan," jelasnya.
Selain itu, Zelensky mengatakan latihan militer gabungan Rusia-Belarusia yang sedang berlangsung di Belarus dapat berfungsi sebagai "rencana pelatihan" untuk aksi Rusia di masa mendatang.
Jerman: Rusia Sengaja Luncurkan Drone ke Polandia
Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyampaikan laporan penting kepada parlemen Jerman terkait insiden pesawat tanpa awak (drone) Rusia yang memasuki wilayah udara Polandia.
Ia menegaskan bahwa drone tersebut sengaja diarahkan melewati jalur yang menuju ke Polandia, bukan sekadar kesalahan teknis atau koreksi rute.
Menurut Pistorius, drone itu sebenarnya tidak perlu melintasi wilayah Polandia jika tujuannya hanya menuju Ukraina.
Hal ini membuat Jerman menilai bahwa tindakan Rusia tersebut merupakan provokasi yang serius.
Ia menambahkan bahwa pihak Polandia sendiri telah memastikan bahwa drone tersebut dipersenjatai penuh, sehingga berpotensi menimbulkan ancaman nyata kapan saja jika terjadi serangan atau ledakan.
Insiden ini semakin menegangkan karena Polandia adalah anggota NATO, dan setiap serangan terhadap wilayahnya berpotensi memicu pasal pertahanan kolektif aliansi.
Oleh karena itu, baik Warsawa maupun Berlin menilai langkah Rusia ini sangat berbahaya dan meningkatkan risiko eskalasi konflik di Eropa Timur, lapor The Guardian.
Slovakia Komentari Penembakan Pesawat Nirawak di Polandia
Menteri Luar Negeri Slovakia Juraj Blanar, setelah insiden jatuhnya pesawat tanpa awak Rusia di Polandia, mengatakan bahwa ini merupakan "kemunduran situasi yang serius dan eskalasi."
Menteri Slovakia mengatakan hal ini selama percakapan dengan wartawan sebelum pertemuan pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/N4TO-KERAHKAN-J3t-34523.jpg)