Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.296, NATO Geger usai Drone Rusia Meluncur ke Polandia
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.296, negara-negara Eropa geger setelah Rusia diduga luncurkan drone ke Polandia. Setidaknya Polandia temukan 16 puing.
Juraj Blanar menyatakan solidaritas dan dukungannya kepada Warsawa, menekankan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat diterima.
Ia menganggap pesawat tanpa awak Rusia di wilayah Polandia sebagai pelanggaran perbatasan.
"Apa yang terjadi selama serangan pesawat tak berawak terbaru, yang ditembak jatuh oleh pihak Polandia di wilayahnya, Republik Slowakia anggap sebagai kemunduran situasi yang serius dan sebuah eskalasi," kata Blanar, seraya menambahkan bahwa ia berharap adanya penjelasan atas insiden tersebut dan menghindari eskalasi lebih lanjut.
Reaksi Trump saat Rusia Langgar Wilayah Udara Polandia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merespons insiden drone Rusia yang melanggar wilayah udara Polandia dengan cara yang mengejutkan.
Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menulis: “Ada apa dengan Rusia yang melanggar wilayah udara Polandia dengan drone? Ayo kita mulai!”
Pernyataan Trump itu justru kontras dengan sikap resmi para pemimpin Eropa dan pejabat AS sendiri.
Sejumlah pemimpin Eropa menyampaikan kecaman keras terhadap Rusia, menekankan bahwa pelanggaran wilayah udara Polandia adalah tindakan provokatif yang berbahaya.
Sementara itu, duta besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, menegaskan dalam unggahannya, “Kami mendukung Sekutu NATO kami dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara ini dan akan mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO.”
Komentar Whitaker sejalan dengan prinsip pertahanan kolektif NATO, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua.
Inggris akan Produksi Drone Pencegat yang Dirancang Ukraina
Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, mengatakan negaranya akan memproduksi massal drone pencegat murah rancangan Ukraina untuk membantu Ukraina menangkal serangan UAV Rusia.
Ia akan merinci proyek tersebut, yang merupakan proyek pertama dalam perjanjian berbagi teknologi dengan Kyiv, pada pameran dagang Defence and Security Equipment International (DSEI) di London pada hari Kamis (11/9/2025).
Setelah mengadakan pembicaraan di London pada hari Rabu dengan para pejabat pertahanan dari Polandia, Italia, Prancis, dan Jerman, menteri pertahanan itu mengecam pelanggaran "ceroboh" Rusia di wilayah udara Polandia.
Uni Eropa Menurunkan Batas Harga Minyak Rusia
Uni Eropa telah menurunkan batas harga minyak Rusia dari Oktober menjadi 47,60 dolar per barel, turun dari 60 dolar.
AS tidak mendukung penurunan tersebut, dan Rusia beserta para pelanggannya tetap menghindarinya, menurut Reuters.
"Koordinasi sanksi antara AS dan negara-negara G7 lainnya tampaknya sebagian besar telah rusak di bawah pemerintahan Trump," kata Richard Bronze, kepala geopolitik di konsultan Energy Aspects.
Sementara itu, kepala Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan Uni Eropa sedang mempertimbangkan penghapusan bahan bakar fosil Rusia yang lebih cepat sebagai bagian dari sanksi baru.
Sebuah tim Uni Eropa telah berada di Washington minggu ini untuk membahas kemungkinan langkah-langkah terkoordinasi.
Pentagon Setuju Penjualan Rudal ke Sekutu NATO
Departemen Luar Negeri AS pada hari Rabu mengumumkan persetujuan penjualan rudal udara-ke-udara canggih dan peralatan terkait senilai $1,07 miliar kepada sekutu NATO, Finlandia, yang berbatasan langsung dengan Rusia.
Kongres AS masih perlu menandatangani transaksi tersebut. Finlandia, bersama Swedia, meninggalkan netralitas militer selama puluhan tahun dan bergabung dengan NATO segera setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/N4TO-KERAHKAN-J3t-34523.jpg)