Simon Leviev, Pria Israel Si Penipu di Aplikasi Tinder Ditangkap di Georgia
Simon Leviev, warga negara Israel yang menjadi penipu atau Tinder Swindler di aplikasi Tinder, ditangkap di Georgia pada hari Senin.
Pada tahun 2011, ia didakwa melakukan pencurian dan penipuan di Israel, namun kabur ke Eropa sebelum sempat diadili.
Ia kemudian menetap di Finlandia, di mana pada 2015 ia dipenjara selama dua tahun karena menipu tiga wanita, dikutip dari The Independent.
Setelah bebas, Simon kembali ke Israel tetapi segera kembali melakukan penipuan lintas negara.
Ia dikenal menggunakan aplikasi kencan untuk mendekati perempuan, membangun hubungan emosional, lalu menipu mereka dengan dalih membutuhkan uang untuk keamanan dirinya.
Dokumenter The Tinder Swindler yang dirilis Netflix pada 2022 membuat namanya dikenal dunia.
Film itu menyoroti kisah beberapa korban yang ditipu jutaan dolar oleh Simon.
Popularitasnya bahkan membuat ia sempat membuka akun media sosial dengan gaya hidup mewah, meski mendapat kecaman publik.
Meski berulang kali berurusan dengan hukum, Simon Leviev berhasil lolos dari hukuman berat.
Ia hanya menjalani hukuman singkat di Israel pada 2019 selama lima bulan dari hukuman 15 bulan karena kesepakatan pembebasan bersyarat, dikutip dari The Guardian.
Kini, dengan penangkapannya di Georgia atas dasar surat perintah Interpol, Simon Leviev kembali menghadapi ancaman hukuman berat dari serangkaian kasus hukum di Israel maupun negara lain yang menuntutnya atas tindak penipuan dan kerugian finansial yang mereka alami.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Simon-Leviev-345435.jpg)