Jumat, 10 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

20 Sandera Israel Dibebaskan, Keluarga Sambut Kepulangan Mereka

Hari ini, 20 sandera Israel yang masih hidup telah dibebaskan Hamas melalui Palang Merah Internasional, dengan imbalan ratusan warga Palestina.

|
Editor: Nuryanti
Facebook IDF
SANDERA ISRAEL DIBEBASKAN - Foto diambil dari Facebook IDF, Senin (13/10/2025), memperlihatkan sandera Israel yang berbicara dengan tentara Israel setelah mereka dibebaskan oleh Hamas dan diserahkan melalui Palang Merah Internasional, dengan imbalan ratusan warga Palestina hari ini. 

Pertukaran tahanan hari ini terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Israel dalam kunjungan singkat dan berpidato di Knesset (parlemen Israel).

Trump disambut oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam kunjungan tersebut.

Hari ini, ia menuju kota Sharm el-Sheikh di Mesir, tempat berlangsungnya konferensi internasional yang dihadiri oleh para pemimpin dunia untuk secara resmi menandatangani perjanjian guna mengakhiri perang di Gaza.

Trump ditemani utusannya untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, menantunya Jared Kushner dan putrinya Ivanka Trump dalam kunjungan tersebut.

Fox News melaporkan bahwa Trump mengikuti proses pertukaran tahanan dari pesawat kepresidenannya.

Trump memuji Qatar dan perannya yang “luar biasa” sebagai mediator dalam membantu mengamankan perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza.

"Qatar sangat membantu kami dalam kesepakatan ini. Emir adalah orang yang luar biasa yang sangat membantu kami – Anda harus mengerti, negaranya berada tepat di tengah segalanya," kata Trump.

"Qatar sangat membantu dalam mewujudkan hal ini, saya harap orang-orang dapat menyadarinya. Dan itu sangat sulit dan sangat berbahaya bagi Qatar, mereka sangat berani, dan pemimpin mereka, sang emir, sangat berani – dan Qatar seharusnya mulai mendapatkan apresiasi," pujinya.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata tahap pertama antara Hamas dan Israel yang berlaku mulai Jumat (10/10/2025).

Dari 48 sandera yang masih ditahan Hamas, 20 sandera yang masih hidup akan dibebaskan dengan imbalan pembebasan 250 tahanan Palestina dengan hukuman panjang dan 1.716 warga Gaza yang ditangkap Israel sejak Oktober 2023.

Jumlah Korban Serangan Israel di Jalur Gaza

Sejak dimulainya agresi Israel ke Jalur Gaza pada Oktober 2023 hingga Jumat (10/10/2025), sebanyak 67.806 warga sipil Palestina dilaporkan tewas dan 170.066 lainnya mengalami luka-luka.

Di antara korban tersebut, 459 orang meninggal dunia akibat kelaparan yang melanda wilayah Gaza.

Sebanyak 124 jenazah kembali ditemukan, sementara 33 orang lainnya terluka akibat serangan yang terus berlanjut selama 24 jam terakhir pada hari Minggu (12/10/2025).

Selain itu, lebih dari 10.000 orang masih diperkirakan tertimbun di bawah reruntuhan bangunan yang hancur di sejumlah wilayah Gaza.

Israel menuding kelompok Hamas sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kehancuran tersebut, mengaitkannya dengan Operasi Banjir Al-Aqsa yang dilancarkan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved