Konflik Palestina Vs Israel
Alasan Netanyahu Batal Hadiri KTT Gaza di Mesir pada Menit-menit Terakhir
Rencana menit-menit terakhir Presiden AS Donald Trump untuk menghadirkan PM Israel Benjamin Netanyahu di KTT Gaza yang diadakan di Mesir batal.
Para pihak mengakui bahwa akar ekstremisme harus diatasi melalui pencegahan (pendidikan dan peluang), bukan hanya melalui kekuatan, untuk menciptakan fondasi sosial yang damai.
"Kita bersatu dalam tekad untuk memberantas ekstremisme dan radikalisasi dalam segala bentuknya... Kita berkomitmen untuk mengatasi kondisi yang memungkinkan ekstremisme dan untuk mempromosikan pendidikan, kesempatan, dan rasa saling menghormati sebagai fondasi perdamaian abadi."
7. Komitmen terhadap Diplomasi, Menghindari Kekerasan Berulang
Mendirikan mekanisme penyelesaian sengketa masa depan yang bersifat diplomatik.
Poin ini secara tegas menolak siklus konflik dan negosiasi yang terhenti (stagnan), menekankan bahwa perjanjian harus dilaksanakan secara utuh dan menyeluruh.
"Dengan ini kami berkomitmen untuk menyelesaikan sengketa di masa mendatang melalui keterlibatan dan negosiasi diplomatik... Kami mengakui bahwa Timur Tengah tidak dapat bertahan dalam siklus peperangan yang berkepanjangan..."
8. Menjunjung Toleransi, Martabat, dan Kesempatan Setara
Ini adalah pernyataan tentang nilai-nilai inti inklusif yang harus menopang wilayah pasca-konflik.
Tujuannya adalah menciptakan lingkungan regional yang adil dan sejahtera secara ekonomi bagi semua penduduk, tanpa diskriminasi.
"Kami menjunjung tinggi toleransi, martabat, dan kesempatan yang sama bagi setiap orang, guna memastikan wilayah ini menjadi tempat di mana semua orang dapat mengejar aspirasi mereka dengan damai, aman, dan sejahtera secara ekonomi, tanpa memandang ras, keyakinan, atau suku."
9. Visi Komprehensif tentang Keamanan dan Kesejahteraan Bersama
Merangkum tujuan jangka panjang: menciptakan sistem regional yang terintegrasi di mana perdamaian, keamanan, dan kemakmuran adalah tanggung jawab bersama dan dinikmati bersama.
"Kami mengejar visi komprehensif tentang perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan bersama di kawasan, yang didasarkan pada prinsip saling menghormati dan nasib bersama."
10. Komitmen Implementasi dan Membangun Warisan Perdamaian
Mengakhiri dengan janji untuk menjaga perjanjian dan memastikan ia menjadi sebuah warisan institusional yang akan memungkinkan generasi mendatang di Israel dan negara-negara tetangga untuk tumbuh bersama dalam suasana damai dan hubungan yang saling menguntungkan.
"Kami menyambut baik kemajuan... dalam membangun perjanjian perdamaian yang komprehensif dan berkelanjutan di Jalur Gaza, serta hubungan yang bersahabat... Kami berjanji untuk bekerja sama dalam menerapkan dan melestarikan warisan ini..."
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Benjamin Netanyahu dan Konflik Palestina vs Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Benjamin-Netanyahu-8778999800.jpg)