Minggu, 12 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Hibrida Rusia ke NATO Kian Gencar, Hacker Moskow Umbar Rahasia Militer Inggris di Dark Web 

Hacker Rusia dilaporkan membobol data rahasia mengenaik kekuatan militer INggris di sebuah pangkalan udara, lokasi jet AS berada

tangkap layar/NW/Kredit Foto: Simon G
KEBOCORAN DATA - Tiga pesawat tempur McDonnell Douglas F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) menunggu untuk lepas landas di RAF Lakenheath pada 22 Juli 2025 di Lakenheath, Inggris. Informasi sensitif mengenai kekuatan tempur USAF di lokasi ini dilaporkan bocor dan diumbar di dark web. 

Surat kabar itu mengatakan bahwa di antara lokasi yang menjadi sasaran adalah RAF Lakenheath di Suffolk, yang menampung jet tempur AS, RAF Portreath.

Lokasi pangkalan ini merupakan bagian dari jaringan pertahanan NATO, dan RAF Predannack, rumah bagi Pusat Drone Nasional Inggris

"Ada sekitar 1.000 dokumen menyertakan formulir pengunjung untuk RAF Portreath dengan data kontraktor dan personel MOD serta panduan email dan instruksi keamanan yang dapat dimanfaatkan untuk serangan phishing," tulis laporan surat kabar itu.  

Seorang juru bicara Dodd Group mengonfirmasi kepada BBC tentang insiden ransomware di mana pihak ketiga yang tidak berwenang memperoleh akses sementara ke sebagian sistem internalnya.

Dia menyatakan, "langkah-langkah segera" telah diambil untuk mengatasi insiden tersebut dan mengamankan sistem, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Departemen Pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya sedang menyelidiki klaim tersebut tetapi tidak akan berkomentar lebih jauh demi menjaga informasi operasional yang sensitif. 

Insiden peretasan ini menyusul pelanggaran data penting lainnya di Kementerian Pertahanan Inggris, termasuk informasi pribadi ribuan warga Afghanistan yang diselamatkan di Inggris yang terekspos setelah seorang subkontraktor Kementerian Pertahanan mengalami pelanggaran data.

Pada tahun 2024, informasi pribadi sejumlah personel militer Inggris yang masih aktif juga diakses dalam sebuah pelanggaran data yang signifikan. 

Pada bulan Agustus, Rusia dituduh terlibat dalam peretasan sistem komputer yang mengelola dokumen pengadilan federal, termasuk catatan yang sangat sensitif dari sumber dan orang-orang yang didakwa dengan kejahatan keamanan nasional.

Kutipan Pernyataan

Pernyataan Dodd Group, menurut BBC: "Kami dapat mengonfirmasi bahwa Dodd Group baru-baru ini mengalami insiden ransomware … kami mengambil langkah-langkah segera untuk mengatasi insiden tersebut, mengamankan sistem kami dengan cepat, dan melibatkan firma forensik TI spesialis untuk menyelidikinya." 

Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya "secara aktif menyelidiki klaim bahwa informasi terkait Kementerian Pertahanan telah dipublikasikan di web gelap." 

 
Pernyataan dari Dodd Group dan Kementerian Pertahanan Inggris menunjukkan adanya penyelidikan tetapi tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang pelanggaran yang dilaporkan, dan Rusia kemungkinan akan menghadapi tuduhan lebih lanjut tentang aktivitas siber yang bertujuan mengganggu stabilitas Eropa.   

 

 

(oln/nw/*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved