Daftar 6 Pencurian Dramatis di Museum Louvre: Mahkota Berlian Raib, Mona Lisa Hilang Digondol Maling
Museum Louvre kembali diguncang pencurian, dari hilangnya Mona Lisa hingga mahkota berlian menandai rapuhnya keamanan museum tersohor dunia
Ringkasan Berita:
- Sejak kasus hilangnya Mona Lisa tahun 1911 hingga penjarahan oleh Nazi pada masa Perang Dunia II, Louvre menyimpan banyak kisah pencurian bersejarah.
- Aksi pencurian terus berulang meski keamanan diperketat, berbagai barang berharga seperti perhiasan kuno, pedang permata, dan lukisan terkenal karya Renoir serta Corot berhasil dicuri.
- Perampokan mahkota bertatahkan 1.354 berlian di Galeri Apollo menunjukkan bahwa bahkan museum paling terkenal di dunia pun belum benar-benar aman dari pencuri.
TRIBUNNEWS.COM - Museum Louvre, museum seni terbesar di Paris, Prancis kembali diguncang peristiwa dramatis, Minggu (19/10/2025).
Dalam waktu kurang dari empat menit, komplotan pencuri bersenjata membobol Galeri Apollo dan membawa kabur delapan barang antik bernilai sejarah tinggi.
Termasuk mahkota mewah era Napoleon yang bertatahkan 1.354 berlian dan 56 zamrud.
Para pelaku diketahui masuk melalui fasad menghadap Sungai Seine, memecah kaca jendela, lalu menyelinap ke ruang pameran utama.
Dalam waktu singkat, mereka mengambil delapan perhiasan bersejarah, termasuk tiara Ratu Marie-Amelie, kalung safir milik Ratu Hortense, serta bros relikui milik Permaisuri Eugénie, istri Napoleon III.
Namun, ketika para pencuri kabur, salah satu barang berharga mahkota Permaisuri Eugénie terjatuh di luar dinding museum dan berhasil ditemukan oleh pihak keamanan. Mahkota itu kini rusak akibat benturan saat jatuh dari ketinggian.
Kasus perampokan ini menambah daftar panjang sejarah pencurian di Museum Louvre salah satu tempat paling dijaga di dunia.
6 Pencurian Dramatis di Museum Louvre
Berikut adalah beberapa kasus pencurian yang sebelumnya pernah terjadi di Museum Louvre, sebagaimana dikutip dari National Geographic.
1. Pencurian Mona Lisa – 11 Agustus 1911
Insiden paling terkenal terjadi pada pagi hari tanggal 11 Agustus 1911.
Lukisan “Mona Lisa” karya Leonardo da Vinci dicuri oleh seorang mantan pegawai, Vincenzo Peruggia, seorang pekerja asal Italia.
Vincenzo Peruggia pernah bekerja untuk museum dan mengenakan seragam pekerja untuk masuk tanpa dicurigai.
Baca juga: Kronologi Perampokan Besar-besaran di Museum Louvre Paris, Mahkota Ratu dan Kalung Zamrud Hilang
Menurut laporan media lokal, lukisan tersebut dibiarkan hilang selama lebih dari 24 jam sampai akhirnya penjarahan terungkap.
Peruggia diketahui menyembunyikan lukisan itu di apartemennya di Paris sebelum mencoba menjualnya ke Italia pada tahun 1913.
Kelihaian Peruggia dalam menjual lukisan curian tampaknya tidak sebaik keterampilannya dalam mengambil benda itu secara diam-diam dari Louvre.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lukisan-mona-lisa-karya-leonardo-da-vinci-di-museum-louvre-paris-prancis.jpg)