Rabu, 13 Mei 2026

AS Prioritaskan Jepang, Trump Jadwalkan Kunjungan Resmi ke Tokyo Akhir Oktober 2025

Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk menerima Presiden Trump sebagai tamu kunjungan kerja resmi, status yang bahkan setingkat lebih tinggi

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa/Richard Susilo
HUBUNGAN AS-JEPANG - Kolase Presiden AS Donald Trump (kiri) dan PM Jepang baru Sanae Takaichi (kanan). Hubungan antara Amerika Serikat dan Jepang kembali menunjukkan kedekatan yang luar biasa. Sebelum berkunjung ke China pada akhir Oktober nanti, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan lebih dahulu berkunjung ke Jepang pada 27–29 Oktober 2025 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Hubungan antara Amerika Serikat dan Jepang kembali menunjukkan kedekatan yang luar biasa.

Sebelum berkunjung ke China pada akhir Oktober nanti, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan lebih dahulu berkunjung ke Jepang pada 27–29 Oktober 2025.

“Hubungan kedua negara sangat baik. Trump mengkhususkan datang ke Jepang dulu antara 27–29 Oktober mendatang sebelum ke China,” ujar seorang politisi senior Jepang kepada Tribunnews.com, Selasa (21/10/2025).

Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk menerima Presiden Trump sebagai tamu kunjungan kerja resmi, status yang bahkan setingkat lebih tinggi dari kunjungan kenegaraan biasa.

Keputusan ini akan segera disahkan dalam rapat kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang baru resmi menjabat mulai hari ini (21/10/2025).

Baca juga: Sejarah Baru Jepang: Sanae Takaichi, PM Perempuan Pertama dari Keluarga Sederhana

Pertemuan antara PM Takaichi dan Presiden Trump dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2025, yang sekaligus menjadi momen pemberian selamat secara langsung kepada Takaichi sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang.

“Kunjungan Trump bertujuan untuk membangun hubungan kepercayaan antara para pemimpin,” jelas sumber tersebut.

Agenda Strategis dan Pertahanan

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah isu strategis akan menjadi agenda utama pembahasan, termasuk investasi senilai 550 miliar dolar AS (sekitar 83 triliun yen) di Amerika Serikat dan peningkatan pengeluaran pertahanan Jepang.

Beberapa pejabat tinggi AS, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dijadwalkan mendampingi Trump selama kunjungan.

Trump sebelumnya pernah mengunjungi Jepang sebagai tamu negara pada Mei 2019, dan menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu Kaisar Jepang saat ini setelah naik takhta.

Pertemuan dengan Yang Mulia Kaisar juga akan dijadwalkan kembali dalam lawatannya kali ini.

Selain itu, Trump juga berencana bertemu keluarga korban penculikan oleh Korea Utara serta mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut AS di Yokosuka, Prefektur Kanagawa.

Kunjungan bilateral seperti ini disebut sangat jarang dilakukan lebih dari dua kali selama masa jabatan seorang presiden AS, sehingga kehadiran Trump ke Tokyo segera setelah pelantikan pemerintahan baru Jepang dianggap langkah simbolik yang menunjukkan kedekatan luar biasa kedua negara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved