Senin, 4 Mei 2026

Airbus Tarik Kembali 6 Ribu Unit Pesawat A320, Penerbangan Internasional Terancam Terganggu

Airbus sendiri tercatat telah mengirimkan pemberitahuan tersebut ke lebih dari 350 operator pesawat di seluruh dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
Airbus/Handout via Xinhua
ILUSTRASI PESAWAT AIRBUS - Foto yang diambil pada tanggal 25 Juni 2025 ini menunjukkan sebuah Airbus A310 yang dipajang di Museum Penerbangan Sipil di Beijing, ibu kota Tiongkok. Airbus mengumumkan penarikan segera terhadap 6.000 pesawat seri Airbus A320 yang telah mereka produksi dalam rangka perbaikan secara menyeluruh. (Airbus/Handout via Xinhua) 

Ringkasan Berita:
  • Airbus menarik 6.000 pesawat A320 untuk perbaikan besar yang memengaruhi lebih dari separuh armada global
  • Penarikan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah 55 tahun perusahaan.
  • Penarikan dipicu insiden JetBlue 30 Oktober, yang mengungkap risiko gangguan data ELAC akibat flare matahari
  • Dampak signifikan dirasakan maskapai seperti American Airlines, Delta, JetBlue, United, Lufthansa, IndiGo, easyJet, dan Avianca, dengan beberapa harus menghentikan operasi bahkan menutup penjualan tiket.

TRIBUNNEWS.COM - Kabar kurang mengenakkan mendera perusahaan produsen moda dirgantara asal Eropa Airbus pada Jumat (28/11/2025) waktu setempat.

Hal ini terjadi setelah Airbus mengumumkan penarikan segera terhadap 6.000 pesawat seri Airbus A320 yang telah mereka produksi dalam rangka perbaikan secara menyeluruh.

Pengumuman ini pun diprediksikan akan memengaruhi lebih dari separuh armada secara global mengingat seri A320 banyak digunakan oleh maskapai-maskapai pesawat di seluruh dunia.

Maskapai dari Amerika Serikat hingga Amerika Selatan, Eropa, India, dan Selandia Baru memperingatkan bahwa langkah ini berpotensi menyebabkan keterlambatan atau pembatalan penerbangan.

Airbus sendiri tercatat telah mengirimkan pemberitahuan tersebut ke lebih dari 350 operator pesawat di seluruh dunia.

Dikutip dari Reuters, setidaknya sekitar 3.000 unit A320 sedang dalam perjalanan penerbangan kembali ke markas Airbus untuk melalui sejumlah perbaikan.

Langkah ini berpotensi menimbulkan gangguan terparah di Amerika Serikat mengingat kebijakan pemanggilan ini bertepatan pada akhir pekan perjalanan Thanksgiving yang menjadi periode bepergian tersibuk di negeri Paman Sam.

Adapun dari sekitar 11.300 pesawat A320 yang beroperasi, empat dari 10 operator A320 terbesar berasal dari maskapai AS.

Maskapai tersebut antara lain: American Airlines, Delta Air Lines, JetBlue, dan United Airlines.

Maskapai Tiongkok, Eropa, dan India juga termasuk pelanggan utama seri pesawat ini.

American Airlines, operator A320 terbesar di dunia, menyatakan sekitar 340 dari 480 pesawatnya memerlukan perbaikan. 

Mereka memperkirakan mayoritas perbaikan selesai pada Sabtu (29/11/2025) dengan waktu service sekitar dua jam per pesawat.

Baca juga: Mengenal Airbus A400M, Pesawat Angkut Bantuan bagi Korban Banjir Sumatra, Jalani Misi Perdana

Maskapai lain seperti Lufthansa Jerman, IndiGo India, dan easyJet Inggris juga akan menghentikan sementara operasi pesawat untuk perbaikan.

Avianca Kolombia juga telah menyatakan penarikan ini memengaruhi lebih dari 70 persen armadanya sehingga menutup penjualan tiket hingga 8 Desember.

Pengumuman ini sekaligus mencatatkan sejarah kelam bagi Airbus karena menjadi salah satu penarikan terbesar yang pernah mereka alami sepanjang sejarah 55 tahunnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved