Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Profil Nicki Minaj, Rapper Pembenci Trump yang Kini Berubah Dukung MAGA
Nicki Minaj tengah ramai diperbincangkan warganet AS setelah dirinya menyatakan dukungan ke Donald Trump pada acara AmericaFest Turning Point USA
Ringkasan Berita:
- Nicki Minaj menjadi sorotan setelah tampil sebagai tamu kejutan di acara konservatif AmericaFest Turning Point USA di Arizona, yang menegaskan kedekatannya dengan kubu sayap kanan.
- Dalam acara tersebut, Nicki Minaj memuji Donald Trump dan menyatakan dukungan pada gerakan Make America Great Again (MAGA)
- Sikap politik Nicki Minaj dinilai berubah drastis karena sebelumnya ia dikenal anti-Trump dan sempat mengkritik kebijakan imigrasi Trump pada Pemilu AS 2016.
TRIBUNNEWS.COM - Nama rapper Nicki Minaj tengah ramai diperbincangkan warganet Amerika Serikat setelah dirinya muncul sebagai tamu kejutan dalam acara AmericaFest Turning Point USA (TP USA) di Phoenix, Arizona, pada Minggu waktu setempat (21/12/2025).
Kehadiran sosok yang memiliki nama asli Onika Tanya Maraj ini menjadi sorotan lantaran acara yang dihadirinya tersebut, merupakan hajatan berhaluan ideologi konservatif atau sayap kanan yang diprakarsai oleh Erika Kirk.
Erika Kirk merupakan janda dari pendiri TP USA, Charlie Kirk yang tewas dibunuh pada 10 September 2025 saat menggelar acara debat terbuka di Utah Valley University di Orem, Utah.
Kehadiran Nicki Minaj ini pun mengukuhkan pendirian politiknya yang kini cenderung berkiblat ke sayap kanan bersama Partai Republik yang dipimpin oleh Donald Trump.
Hal ini pun menjadi perbincangan hangat bagi warga Amerika Serikat mengingat di tahun-tahun sebelumnya pelantun lagu "Super Bass" dan "Anaconda" ini dikenal sebagai sosok yang anti-Trump.
Bahkan pada periode pemilu AS 2016, ia sempat meledek Trump dalam lagu freestyle "Black Barbies" dengan mengatakan "Island girl, Donald Trump want me go home".
Lirik lagu tersebut, merujuk pada retorika anti-imigran yang digaungkan Trump kala itu terhadap kaum minoritas seperti warga asal Trinidad di AS seperti dirinya.
Kini, sikap Nicki Minaj terhadap Donald Trump sepertinya berubah drastis dan hal ini ditunjukkannya dalam acara AmericaFest tersebut.
Nicki yang menjadi tamu kejutan saat dipanggil oleh Erika Kirk pun melontarkan sejumlah pujian bagi Trump dalam acara tersebut.
Rapper kelahiran 8 Desember 1982 ini bahkan menyebut Trump sebagai Presiden yang tampan dan gagah dalam kesempatan tersebut.
Seolah tak lagi berhaluan progresif, Nicki juga mengejek Gubernur California Gavin Newsom yang merupakan kader dari Partai Demokrat.
Sembari mengejek Newsom, Nicki pun menyatakan dukungan penuhnya pada gerakan Make America Great Again (MAGA) yang diprakarsai oleh Donald Trump.
Berikut ini adalah profil dan rekam jejak pandangan politik Nicki Minaj:
Baca juga: Trump Klaim Hampir Capai Kesepakatan Jelang Pembicaraan AS-Rusia: Saya Harap Ukraina Bertindak Cepat
Profil Karir Nicki Minaj
Nama Nicki Minaj mulai dikenal pada awal 2000-an dengan mixtape underground seperti Playtime Is Over (2007), Sucka Free (2008), dan Beam Me Up Scotty (2009).
Penampilan agresif dan lirik provokatifnya menarik perhatian rapper pesohor AS Lil Wayne, yang kemudian merekrutnya ke label rekaman Young Money Entertainment pada 31 Agustus 2009.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/NICKI-MINAJ-DUKUNG-DONALD-TRUMP.jpg)