Senin, 25 Mei 2026

Amerika Versus Venezuela

Mengapa AS Serang Venezuela? Dari Isu Narkoba, Minyak, dan Geng Kriminal

Mengapa AS serang Venezuela? Setidaknya ada beberapa alasan mulai dari isu narkoba, minyak, dan geng kriminal Venezuela yang datang ke AS.

Tayang:
Facebook Donald J. Trump
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook Donald J. Trump, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 12 Desember 2025. AS meluncurkan serangan ke berbagai wilayah di Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat. Mengapa AS serang Venezuela? Setidaknya ada beberapa alasan mulai dari isu narkoba, minyak, dan geng kriminal Venezuela yang datang ke AS. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi serangan AS ke Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026 pagi waktu setempat.
  • AS dan Venezuela bersitegang setelah Trump menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro bekerja sama dengan geng kriminal yang ditetapkan sebagai teroris oleh AS.
  • AS juga menuduh Venezuela menyelundupkan narkoba ke AS dan mengirim para kriminal ke negaranya.
  • Pemerintah Venezuela membantah semua tuduhan AS, menyebut AS ingin menguasai sumber minyak di negaranya melalui "agresi militer".

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi serangan militernya ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat.

Serangan tersebut diluncurkan ke kota Caracas, ibu kota Republik, serta di negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira pada Sabtu.

Sebelum meluncurkan serangan, Trump melarang semua pesawat terbang untuk terbang di wilayah udara Venezuela selama 24 jam karena risiko keselamatan dari aktivitas militer AS di wilayah negara Amerika Latin itu.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebelumnya menyatakan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas serangan tersebut, yang oleh pemerintah Venezuela digambarkan sebagai "agresi militer".

Alasan AS Serang Venezuela

Alasan AS menyerang Venezuela tidak lepas dari ketegangan yang meningkat sejak tahun lalu.

AS telah lama bersitegang dengan negara di Amerika Selatan itu setelah menuduh pemerintah Venezuela di bawah Presiden Nicolas Maduro terlibat dalam perdagangan narkoba ke AS.

Trump juga menuduh Maduro bekerja sama dengan geng dan kartel yang ditetapkan AS sebagai organisasi teroris untuk "membanjiri" AS dengan narkoba dan kriminal.

Dua kelompok Venezuela, Tren de Aragua dan Cartel de los Soles, ditetapkan oleh AS sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO) dan menuduh bahwa kelompok yang terakhir dipimpin oleh Maduro sendiri.

Selain itu, Trump menuduh Maduro "mengosongkan penjara dan rumah sakit jiwanya" dan "memaksa" para narapidana untuk bermigrasi ke AS, seperti diberitakan BBC.

Baca juga: Trump Klaim Presiden Venezuela Nicolás Maduro & Istri Ditangkap AS, Operasi Besar Guncang Venezuela

Pemerintah Venezuela berulang kali membantah tuduhan AS terkait narkoba dan ancaman terorisme.

Selain itu, dalam dekret yang disahkan Maduro hari ini, pemerintah Venezuela menuduh AS menyerang negaranya dalam upaya untuk menguasai sumber daya seperti minyak dan mineral.

Venezuela merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, dan telah mengekspor minyaknya ke berbagai negara termasuk AS.

AS telah menjatuhkan sanksi ke empat perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan di Venezuela dan empat kapal tanker minyak tambahan.

Pasukan AS juga menyita dua kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela dalam upaya menekan pemerintah Venezuela.

AS Serang Kapal Narkoba di Venezuela

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved